Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Selasa, 21 Maret 2023 - 23:20 WIB
loading...
A
A
A
Jelang pertemuan Federal Reserve pada 22 Maret waktu setempat, pelaku pasar memproyeksikan kenaikan suku bunga sebesar 25 bps. Persentase itu lebih rendah dari ekspektasi 50 bps yang diharapkan sebelum dimulainya krisis akibat keruntuhan Sillicon Valley Bank dan Signature Bank.
Selain suku bunga, Rapat Dewan Kebijakan (FOMC) The Fed juga akan mengumumkan proyeksi ekonomi sebagai petunjuk melihat masa depan pasar modal. Lonjakan suku bunga dikhawatirkan dapat memengaruhi 'appetite' investor dari aset berisiko seperti saham.
Baca juga: Sholat Tarawih Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Lengkap dengan Dalilnya
"Hal terburuk yang dilakukan The Fed adalah menciptakan malapetaka di pasar, sedangkan hal baiknya, mereka bisa saja mengambil jeda (suku bunga), dan meninjaunya kembali pada bulan Mei," tandas Peter.
Selain suku bunga, Rapat Dewan Kebijakan (FOMC) The Fed juga akan mengumumkan proyeksi ekonomi sebagai petunjuk melihat masa depan pasar modal. Lonjakan suku bunga dikhawatirkan dapat memengaruhi 'appetite' investor dari aset berisiko seperti saham.
Baca juga: Sholat Tarawih Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Lengkap dengan Dalilnya
"Hal terburuk yang dilakukan The Fed adalah menciptakan malapetaka di pasar, sedangkan hal baiknya, mereka bisa saja mengambil jeda (suku bunga), dan meninjaunya kembali pada bulan Mei," tandas Peter.
(uka)
Lihat Juga :