Sri Mulyani Ungkap Esklusi Keuangan Masih Jadi Faktor Kritis Ekonomi ASEAN

Rabu, 29 Maret 2023 - 09:25 WIB
loading...
Sri Mulyani Ungkap Esklusi...
Sri Mulyani mengatakan eksklusi keuangan masih jadi PR besar buat ASEAN. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut bahwa eksklusi finansial masih menjadi salah satu tantangan terbesar dan faktor kritis terhadap ekonomi negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia. Pasalnya, beberapa negara ASEAN masih memiliki indeks inklusi finansial yang rendah, yang secara relatif menunjukkan adanya kesenjangan besar antar-negara dalam kawasan.

Baca juga: Sri Mulyani Akhirnya Buka Suara Soal Mobil Alphard di Apron Bandara

"Ini menurut data Global Findex 2021 yang dibuat oleh AFC Bank Dunia. Masih ada disparitas yang sangat lebar dalam indeks inklusi finansial di anggota-anggota ASEAN," ujar Sri Mulyani dalam High-Level Dialogue on Promoting Digital Financial Inclusion and Literacy for MSMEs di Nusa Dua, Rabu (29/3/2023).

Angka inklusi keuangan ini tercatat mulai dari yang terendah 3% hingga 70% yang tertinggi di kawasan ASEAN. "Rata-rata sebesar 41% tidak bermakna apa-apa karena besarnya kesenjangan indeks ini," sambung Sri Mulyani.

Sebagai tambahan dari kurangnya akses terhadap layanan finansial formal, yang juga menunjukkan sebuah tantangan penting, mencapai akses layanan finansial formal sendiri akan menjadi sebuah kisah kesuksesan bagi UMKM. UMKM memegang peran terpenting dalam aktivitas ekonomi, khususnya di Indonesia.

"Jadi, inklusi finansial bagi UMKM adalah salah satu dari agenda prioritas terpenting di ekonomi ASEAN, dan juga di Indonesia tentunya. Bagaimana kita akan mengembangkan ekosistem digital di dalam konteks memperkuat dan mendukung UMKM juga akan mendorong dan menciptakan sebuah peluang untuk mencapai sustainable development goals (SDGs)," jelasnya.

Mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan menciptakan kesetaraan tentunya akan bergantung pada inklusi keuangan ini.

Dengan latar belakang tersebut, mendorong inklusi dan literasi keuangan bagi UMKM di ASEAN adalah sebuah langkah strategis dan bagian penting dari ASEAN Digital Economy Framework. Memperhitungkan pesatnya digitalisasi di sektor keuangan, percepatan dari ekosistem digital, platform pembayaran digital dan ekonomi tentunya akan meningkatkan inklusi keuangan.

Baca juga: Tyson Fury Batal Lawan Oleksandr Usyk, Anthony Joshua: Dia Butuh Aku

"Ini akan menyediakan akses yang lebih besar ke pendanaan bagi UMKM, juga meningkatkan peluang ekonomi mereka untuk mencapai pasar," pungkas Sri Mulyani.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rangkul PNM, BRI Insurance...
Rangkul PNM, BRI Insurance Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Makassar
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Rekomendasi
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Pigai Desak Kematian...
Pigai Desak Kematian 5 Peserta SPPI Diusut Tuntas: Ini Peristiwa yang Serius
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Berita Terkini
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Infografis
Susul 3 Negara ASEAN...
Susul 3 Negara ASEAN Lainnya, Indonesia Gabung Jadi Mitra BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved