Sri Mulyani: Kita Perlu Memensiunkan Energi Berbasis Fosil

Kamis, 30 Maret 2023 - 14:49 WIB
loading...
Sri Mulyani: Kita Perlu...
Menkeu, Sri Mulyani Indrawati menekankan, pentingnya memensiunkan energi berbasis fosil di tengah upaya transisi energi saat berdiskusi dengan Menkeu Singapura dan Thailand. Foto/Dok
A A A
NUSA DUA - Menteri Keuangan atau Menkeu, Sri Mulyani Indrawati menekankan, pentingnya memensiunkan energi berbasis fosil di tengah upaya transisi energi . Ia juga bercerita bagaimana Mekanisme Transisi Energi (ETM) mulai diimplementasikan di Indonesia.

"Pertama, kita perlu memensiunkan energi berbasis fosil yang tentu akan menimbulkan konsekuensi dan implikasi, seperti biaya kompensasi dan juga kerugian penutupan aset yang harus ditanggung, juga dampak secara sosial dan ekonomi yang ditimbulkan," ujar Menkeu Sri Mulyani melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Nusa Dua, Kamis (30/3/2023).

Baca Juga: Perbanyak Infrastruktur Energi RI, Sri Mulyani Fokus Pensiunkan Pembangkit Batu Bara

Hal itu disampaikan ketika berdiskusi dalam seminar transisi keuangan ASEAN kemarin 29 Maret, bersama Menteri Keuangan Singapura, Lawrence Wong, Menteri Keuangan Thailand, Arkhom Termpittayapaisith dan dimoderatori oleh Eugene Wong, CEO Sustainable Finance Institute Asia.

Baca Juga: Pensiunkan PLTU Batu Bara, Sri Mulyani Beberkan Bantuan dari Biden Rp311 Triliun

Di saat yang bersamaan pula, Menkeu mengungkapkan sumber daya energi terbarukan perlu dibangun karena kebutuhan akan energi terus berjalan.

"Saat ini, kita juga sedang melakukan uji coba dengan memensiunkan salah satu 660 megawatt power plan Indonesia untuk mengukur berapa banyak implikasi biaya yang akan ditimbulkan. Ini area yang sedang difokuskan dalam ETM Indonesia untuk mengukur penerapan prinsip keterjangkauan dalam transisi energi," jelas Sri.

Dalam pelaksanaannya, tentu Indonesia menemukan banyak tantangan dan hal baru yang ternyata perlu didiskusikan lebih lanjut dengan banyak pihak. Indonesia sendiri sangat aktif baik secara nasional dan internasional dalam mendiskusikan implementasi transisi energi ini.

"Indonesia akan terus fokus membuat progres karena dampak bencana dari perubahan iklim ini tidak bisa kita tunda ataupun kita hindari," pungkas Sri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Transisi Energi Sektor...
Transisi Energi Sektor Batu Bara Terkendala Biaya dan Regulasi
Permintaan Gas PLN Diproyeksi...
Permintaan Gas PLN Diproyeksi Naik 4,5% per Tahun, LNG Jadi Pilar Transisi Energi
Dukung Transisi Energi,...
Dukung Transisi Energi, PLN EPI Implementasikan Clean Energy Day
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Legislator PAN Dorong...
Legislator PAN Dorong Pemerintah Terus Upayakan Transisi Energi Ramah Lingkungan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved