SKK Migas Beri Tanggapan Soal Insiden Ledakan di Kilang Dumai
Senin, 03 April 2023 - 20:03 WIB
loading...
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas telah melakukan koordinasi dan pengawasan di lapangan untuk memastikan bahwa kegiatan lifting di Kilang Dumai berjalan dengan aman dan lancar. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi atas kejadian ledakan yang terjadi di Kilang Dumai (1/4).
"SKK Migas juga telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak-dampak yang terkait dengan operasi di hulu migas sehubungan dengan kejadian tersebut," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto melalui siaran pers, Senin (3/4/2023).
Peristiwa ledakan terjadi di kilang Dumai yang merupakan kegiatan hilir. Namun karena pasokan hulu migas menyalurkan minyak ke kilang tersebut, maka perlu segera dipastikan tidak ada kendala yang dapat mengganggu penyaluran minyak ke kilang yang berdampak langsung pada lifting minyak nasional.
Terkait kejadian tersebut, pihaknya telah menyampaikan keprihatinannya dengan adanya kejadian itu dan menyampaikan harapan dan dukungannya agar situasi dapat pulih kembali (recovery). Ke depannya, Kepala SKK Migas mengharapkan agar dapat dilakukan analisa secara komprehensif agar tidak terjadi lagi, baik di kilang minyak Dumai itu sendiri maupun di kilang-kilang lainnya.
Baca Juga: Aturan Pengelolaan Aset Negara Hulu Migas Direvisi, Begini Poinnya
Adapun fungsi-fungsi teknis di SKK Migas pusat dan SKK Migas perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang memasok minyak ke Kilang Dumai telah mengambil langkah-langkah lanjutan untuk memastikan tidak ada kendala dalam kegiatan lifting dan operasional hulu migas tetap berjalan seperti sedia kala.
Lebih lanjut Dwi menginformasikan bahwa SKK Migas telah melakukan koordinasi dengan Kilang Pertamina Internasional (KPI) Dumai untuk memastikan kegiatan lifting berjalan lancar dan aman. Termasuk saat kejadian sempat dilakukan penghentian sementara untuk loading/transfer selama 6 jam 30 menit. Namun mulai pukul 05.20 wib tanggal 2 April 2023 kegiatan loading/transfer berjalan secara normal kembali.
"SKK Migas juga telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak-dampak yang terkait dengan operasi di hulu migas sehubungan dengan kejadian tersebut," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto melalui siaran pers, Senin (3/4/2023).
Peristiwa ledakan terjadi di kilang Dumai yang merupakan kegiatan hilir. Namun karena pasokan hulu migas menyalurkan minyak ke kilang tersebut, maka perlu segera dipastikan tidak ada kendala yang dapat mengganggu penyaluran minyak ke kilang yang berdampak langsung pada lifting minyak nasional.
Terkait kejadian tersebut, pihaknya telah menyampaikan keprihatinannya dengan adanya kejadian itu dan menyampaikan harapan dan dukungannya agar situasi dapat pulih kembali (recovery). Ke depannya, Kepala SKK Migas mengharapkan agar dapat dilakukan analisa secara komprehensif agar tidak terjadi lagi, baik di kilang minyak Dumai itu sendiri maupun di kilang-kilang lainnya.
Baca Juga: Aturan Pengelolaan Aset Negara Hulu Migas Direvisi, Begini Poinnya
Adapun fungsi-fungsi teknis di SKK Migas pusat dan SKK Migas perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang memasok minyak ke Kilang Dumai telah mengambil langkah-langkah lanjutan untuk memastikan tidak ada kendala dalam kegiatan lifting dan operasional hulu migas tetap berjalan seperti sedia kala.
Lebih lanjut Dwi menginformasikan bahwa SKK Migas telah melakukan koordinasi dengan Kilang Pertamina Internasional (KPI) Dumai untuk memastikan kegiatan lifting berjalan lancar dan aman. Termasuk saat kejadian sempat dilakukan penghentian sementara untuk loading/transfer selama 6 jam 30 menit. Namun mulai pukul 05.20 wib tanggal 2 April 2023 kegiatan loading/transfer berjalan secara normal kembali.
Lihat Juga :