5 Perusahaan Siap Melantai Sebelum Libur Panjang Lebaran 2023, Ini Daftarnya
Minggu, 09 April 2023 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
4. PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN)
Periode book building MENN telah terjadi pada 27-31 Maret 2023. Perusahaan sektor teknologi ini akan melangsungkan periode offering pada 12-14 April 2023, dan secara resmi tercatat pada Selasa (18/4).
Emiten yang menawarkan jasa internet of things (IoT) ini menawarkan 430,2 juta saham atau mewakili 30% dari modal disetor dan ditempatkan. Perseroan mengincar dana segar mencapai Rp34,41 miliar. Adapun yang ditunjuk sebagai penjamin pelaksana efek adalah PT Indo Capital Sekuritas.
5. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
MBMA telah melewati periode book building yang berlangsung pada 28 Maret-4 April 2023. Periode offering akan dijadwalkan pada 12-14 April 2023, dan pencatatan pada Selasa (18/4).
Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini menawarkan 11 miliar saham biasa atau setara 10,24% dari modal ditempatkan dan disetor. Emiten sektor bahan baku ini mengincar dana segar sebanyak Rp8,7 triliun.
PT Indo Premier Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Periode book building MENN telah terjadi pada 27-31 Maret 2023. Perusahaan sektor teknologi ini akan melangsungkan periode offering pada 12-14 April 2023, dan secara resmi tercatat pada Selasa (18/4).
Emiten yang menawarkan jasa internet of things (IoT) ini menawarkan 430,2 juta saham atau mewakili 30% dari modal disetor dan ditempatkan. Perseroan mengincar dana segar mencapai Rp34,41 miliar. Adapun yang ditunjuk sebagai penjamin pelaksana efek adalah PT Indo Capital Sekuritas.
5. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
MBMA telah melewati periode book building yang berlangsung pada 28 Maret-4 April 2023. Periode offering akan dijadwalkan pada 12-14 April 2023, dan pencatatan pada Selasa (18/4).
Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini menawarkan 11 miliar saham biasa atau setara 10,24% dari modal ditempatkan dan disetor. Emiten sektor bahan baku ini mengincar dana segar sebanyak Rp8,7 triliun.
PT Indo Premier Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
(akr)
Lihat Juga :