Laba Tumbuh 15 Persen, SIG Bagikan Dividen Rp1,65 Triliun
Senin, 17 April 2023 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
RUPST SIG juga menyepakati pemberhentian Astera Primanto Bhakti sebagai komisaris, Aas Asikin Idat sebagai komisaris independen, Aulia Mulki Oemar sebagai direktur bisnis dan pemasaran, dan Adi Munandir sebagai direktur supply chain. RUPST juga mengubah nomenklatur jabatan direksi perseroan yaitu semula direktur keuangan dan manajemen risiko menjadi direktur keuangan dan manajemen portofolio.
Selanjutnya, RUPST mengangkat dewan komisaris dan direksi perseroan, yaitu Yustinus Prastowo sebagai komisaris, Saor Siagian sebagai komisaris independen, Subhan sebagai Direktur bisnis dan pemasaran, dan Reni Wulandari sebagai direktur operasi.
Di sepanjang tahun lalu, SIG berhasil mempertahankan kinerja positif yang sarat akan tantangan bagi industri bahan bangunan. SIG mencatatkan peningkatan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 15,5% menjadi Rp2,36 triliun, dibandingkan periode yang sama pada 2021 sebesar Rp2,047 triliun.
Catatan kinerja positif ini tidak terlepas dari kesuksesan inisiatif strategis perseroan pada 2022, antara lain melakukan pengelolaan permintaan di pasar pada level mikro dengan menerapkan pendekatan yang unik sesuai dengan karakteristik masing-masing pasar di setiap daerah. SIG juga meningkatkan keunggulan operasional melalui modifikasi model operasi dan perbaikan proses produksi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi operasi.
Selain itu, perseroan juga menerapkan strategi dan inisiatif dalam kerangka bisnis yang berkelanjutan dengan mengidentifikasi berbagai peluang untuk meningkatkan kinerja, mendorong efisiensi dan produktivitas dalam proses-proses bisnis melalui penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan (environmental, social and governance/ESG) pada seluruh kegiatan operasional.
Selanjutnya, RUPST mengangkat dewan komisaris dan direksi perseroan, yaitu Yustinus Prastowo sebagai komisaris, Saor Siagian sebagai komisaris independen, Subhan sebagai Direktur bisnis dan pemasaran, dan Reni Wulandari sebagai direktur operasi.
Di sepanjang tahun lalu, SIG berhasil mempertahankan kinerja positif yang sarat akan tantangan bagi industri bahan bangunan. SIG mencatatkan peningkatan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 15,5% menjadi Rp2,36 triliun, dibandingkan periode yang sama pada 2021 sebesar Rp2,047 triliun.
Catatan kinerja positif ini tidak terlepas dari kesuksesan inisiatif strategis perseroan pada 2022, antara lain melakukan pengelolaan permintaan di pasar pada level mikro dengan menerapkan pendekatan yang unik sesuai dengan karakteristik masing-masing pasar di setiap daerah. SIG juga meningkatkan keunggulan operasional melalui modifikasi model operasi dan perbaikan proses produksi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi operasi.
Selain itu, perseroan juga menerapkan strategi dan inisiatif dalam kerangka bisnis yang berkelanjutan dengan mengidentifikasi berbagai peluang untuk meningkatkan kinerja, mendorong efisiensi dan produktivitas dalam proses-proses bisnis melalui penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan (environmental, social and governance/ESG) pada seluruh kegiatan operasional.
Lihat Juga :