Bahlil Kasih Bocoran: Pemerintah Bakal Tambah 10% Saham di Freeport Indonesia
Jum'at, 28 April 2023 - 16:22 WIB
loading...
Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia membocorkan, bahwa pemerintah Indonesia dalam waktu dekat akan menambah saham Freeport Indonesia sebesar 10% dari yang sudah dipegang saat ini sebesar 51%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia membocorkan, bahwa pemerintah Indonesia dalam waktu dekat akan menambah saham Freeport Indonesia sebesar 10% dari yang sudah dipegang saat ini sebesar 51%.
"Beberapa waktu terakhir ini kami tengah membicarakan perpanjangan pengelolaan Freeport. Freeport ini kan sekarang sudah milik pemerintah Indonesia karena sahamnya sudah 51% pemerintah Indonesia, dan kita melihat pendapatan dari Freeport dari tahun ke tahun semakin baik," ujar Menteri Bahlil dalam konferensi pers, Jumat (28/4/2023).
Baca Juga: Daftar Harta Karun yang Dihasilkan Freeport Selain Emas, Nomor 3 Jarang Diketahui tapi Vital
"Maka pemerintah sedang memikirkan untuk melakukan perpanjangan, tetapi dengan penambahan saham. Di mana pemerintah akan menambah saham kurang lebih sekitar 10%," lanjutnya.
Baca Juga: Bos Besar Freeport Temui Jokowi di Istana, Bahas Apa?
Bahlil menuturkan, saat ini pemerintah masih dalam proses pembahasan untuk dimatangkan. Namun, ia memastikan bahwa penambahan saham tersebut akan deal dilakukan.
"Tapi ini masih bocoran saja, nanti kami akan sampaikan rilisnya secara resmi. Saat ini masih dalam pembahasan-pembahasan, belum deal. Tapi pembahasannya sudah hampir matang. Nanti kalau sudah selesai kami akan umumkan," tegasnya.
"Beberapa waktu terakhir ini kami tengah membicarakan perpanjangan pengelolaan Freeport. Freeport ini kan sekarang sudah milik pemerintah Indonesia karena sahamnya sudah 51% pemerintah Indonesia, dan kita melihat pendapatan dari Freeport dari tahun ke tahun semakin baik," ujar Menteri Bahlil dalam konferensi pers, Jumat (28/4/2023).
Baca Juga: Daftar Harta Karun yang Dihasilkan Freeport Selain Emas, Nomor 3 Jarang Diketahui tapi Vital
"Maka pemerintah sedang memikirkan untuk melakukan perpanjangan, tetapi dengan penambahan saham. Di mana pemerintah akan menambah saham kurang lebih sekitar 10%," lanjutnya.
Baca Juga: Bos Besar Freeport Temui Jokowi di Istana, Bahas Apa?
Bahlil menuturkan, saat ini pemerintah masih dalam proses pembahasan untuk dimatangkan. Namun, ia memastikan bahwa penambahan saham tersebut akan deal dilakukan.
"Tapi ini masih bocoran saja, nanti kami akan sampaikan rilisnya secara resmi. Saat ini masih dalam pembahasan-pembahasan, belum deal. Tapi pembahasannya sudah hampir matang. Nanti kalau sudah selesai kami akan umumkan," tegasnya.
Lihat Juga :