Rayakan May Day 2023, Jokowi: Jadi Momentum Perluas Kesempatan Kerja
Senin, 01 Mei 2023 - 19:45 WIB
loading...
Presiden Jokowi mengatakan, May Day kali ini menjadi momentum untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kesejahteraan, melindungi hak buruh/pekerja, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Hari Buruh Internasional atau May Day diperingati serentak pada hari ini, Senin 1 Mei 2023. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, May Day kali ini menjadi momentum untuk memperluas kesempatan kerja , meningkatkan kesejahteraan buruh/pekerja, melindungi hak buruh/pekerja, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing nasional.
Baca Juga: Mahfud MD: Paradaban Bangsa Dilihat dari Negara Jamin Hak Asasi dan Kesejahteraan Buruh
Selain itu, lanjut Joko Widodo, peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) terutama melalui pengembangan pendidikan vokasional, salah satunya melalui program prakerja dan pelatihan di Balai Latihan Kerja(BLK) yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan industri.
"Untuk itu, pemerintah berusaha mengundang investasi dalam dan luar negeri untuk menambah kesempatan kerja, mengurangi pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan buruh dan tenaga kerja," kata Jokowi saat saat menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional Tahun 2023, di PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI), Jakarta.
Baca Juga: Mayoritas Buruh Indonesia Generasi Sandwich, Menko PMK Ungkap Bahayanya
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy menjelaskan, dalam mengakselerasi investasi di tengah ketidakpastian ekonomi dunia dan untuk menampung masyarakat yang menganggur, pemerintah akan melakukan hilirisasi sumber daya alam baik sektor pertambangan, kehutanan dan kelautan.
"Hilirisasi dalam industrialisasi menjadi kunci utama sehingga kedepan nilai komoditas secara perlahan-lahan akan meningkat yang secara otomatis berdampak kepada nilai tambah kinerja perekonomian," ucapnya.
Baca Juga: Mahfud MD: Paradaban Bangsa Dilihat dari Negara Jamin Hak Asasi dan Kesejahteraan Buruh
Selain itu, lanjut Joko Widodo, peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) terutama melalui pengembangan pendidikan vokasional, salah satunya melalui program prakerja dan pelatihan di Balai Latihan Kerja(BLK) yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan industri.
"Untuk itu, pemerintah berusaha mengundang investasi dalam dan luar negeri untuk menambah kesempatan kerja, mengurangi pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan buruh dan tenaga kerja," kata Jokowi saat saat menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional Tahun 2023, di PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI), Jakarta.
Baca Juga: Mayoritas Buruh Indonesia Generasi Sandwich, Menko PMK Ungkap Bahayanya
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy menjelaskan, dalam mengakselerasi investasi di tengah ketidakpastian ekonomi dunia dan untuk menampung masyarakat yang menganggur, pemerintah akan melakukan hilirisasi sumber daya alam baik sektor pertambangan, kehutanan dan kelautan.
"Hilirisasi dalam industrialisasi menjadi kunci utama sehingga kedepan nilai komoditas secara perlahan-lahan akan meningkat yang secara otomatis berdampak kepada nilai tambah kinerja perekonomian," ucapnya.
Lihat Juga :