Ekonomi Arab Saudi Tumbuh 3,9% di Kuartal I 2023, Minyak Bukan Lagi Andalan
Senin, 08 Mei 2023 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
PDB riil juga turun dibandingkan dengan pertumbuhan 5,4% tahunan yang tercatat antara Oktober dan Desember 2022. Selama kuartal IV 2022, aktivitas non-minyak dan minyak masing-masing naik 6,2% dan 6,1%.
Kegiatan layanan pemerintah naik tipis 1,8% pada kuartal IV 2022 dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun 2021. Secara keseluruhan, ekonomi Arab Saudi meningkat sebesar 8,7% pada 2022 dibandingkan 3,2% pada 2021 didorong oleh lonjakan aktivitas minyak sebesar 15,4%.
Baca Juga: Catatan Karin A. Wenger saat Pelesir ke Arab Saudi: Dari Dugem Sampai Perubahan Radikal Al-Ula
Bulan lalu, Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan ekspektasi pertumbuhan Kerajaan tahun ini sebesar 0,5% menjadi 3,1%, dibandingkan dengan 2,6% pada Januari. IMF menurunkan proyeksinya untuk Kerajaan sekitar 0,3% menjadi 3,1% untuk 2024, turun dari 3,4% pada Januari.
Pada Oktober, IMF menyatakan bahwa Arab Saudi akan tetap menjadi ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di antara negara-negara G20, meskipun inflasi meningkat dan suku bunga melonjak. Di tingkat global, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi turun menjadi 2,8% pada 2023, turun dari 3,4% pada 2022, karena pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve AS.
Kegiatan layanan pemerintah naik tipis 1,8% pada kuartal IV 2022 dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun 2021. Secara keseluruhan, ekonomi Arab Saudi meningkat sebesar 8,7% pada 2022 dibandingkan 3,2% pada 2021 didorong oleh lonjakan aktivitas minyak sebesar 15,4%.
Baca Juga: Catatan Karin A. Wenger saat Pelesir ke Arab Saudi: Dari Dugem Sampai Perubahan Radikal Al-Ula
Bulan lalu, Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan ekspektasi pertumbuhan Kerajaan tahun ini sebesar 0,5% menjadi 3,1%, dibandingkan dengan 2,6% pada Januari. IMF menurunkan proyeksinya untuk Kerajaan sekitar 0,3% menjadi 3,1% untuk 2024, turun dari 3,4% pada Januari.
Pada Oktober, IMF menyatakan bahwa Arab Saudi akan tetap menjadi ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di antara negara-negara G20, meskipun inflasi meningkat dan suku bunga melonjak. Di tingkat global, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi turun menjadi 2,8% pada 2023, turun dari 3,4% pada 2022, karena pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve AS.
(nng)
Lihat Juga :