Industri Hulu Migas Setor ke Negara Rp700 Triliun di 2022
Senin, 08 Mei 2023 - 18:50 WIB
loading...
SKK Migas melaporkan kinerja industri hulu minyak dan gas bumi. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) mencatat industri hulu migas telah menyumbang Rp700 triliun kepada negara di tahun 2022.
Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi, mengatakan penyederhanaan proses bisnis, konsistensi tata kelola industri hulu migas, dan hasil dari transformasi organisasi menghasilkan keuntungan bagi negara.
"Pengelolaan industri hulu migas yang transparan, akuntabel, efisiensi biaya, dan kecepatan proses memberikan dampak yang sangat signifikan, industri hulu migas dapat menghasilkan sekitar Rp700 triliun untuk negara," katanya melalui siaran pers, Senin (8/5/2023).
Baca Juga: Ekonomi Arab Saudi Tumbuh 3,9% di Kuartal I 2023, Minyak Bukan Lagi Andalan
Dia mengatakan hasil penjualan migas secara langsung berkontribusi sekitar Rp672 triliun, terdiri atas hasil penjualan migas sekitar Rp583 triliun termasuk alokasi dana bagi hasil migas sebesar Rp17 triliun yang turut dirasakan oleh daerah penghasil.
Hasil penerimaan lain dari hulu migas sekitar Rp89 triliun. Ini meliputi signature bonus, production bonus, firm commitment, pembayaran PPN, PBB Migas, PDRD, dan pajak penghasilan migas serta pendapatan lainnya.
Nilai tersebut diperoleh melalui beberapa gebrakan yang telah dilakukan diantaranya percepatan penerimaan hasil penjualan minyak bumi melalui penyederhanaan proses bisnis penagihan dan pembayaran, melakukan fleksibilitas skema komersialisasi melalui optimalisasi lifting minyak dan pengembangan sistem dan prosedur yang mendukung proses percepatan tersebut.
Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi, mengatakan penyederhanaan proses bisnis, konsistensi tata kelola industri hulu migas, dan hasil dari transformasi organisasi menghasilkan keuntungan bagi negara.
"Pengelolaan industri hulu migas yang transparan, akuntabel, efisiensi biaya, dan kecepatan proses memberikan dampak yang sangat signifikan, industri hulu migas dapat menghasilkan sekitar Rp700 triliun untuk negara," katanya melalui siaran pers, Senin (8/5/2023).
Baca Juga: Ekonomi Arab Saudi Tumbuh 3,9% di Kuartal I 2023, Minyak Bukan Lagi Andalan
Dia mengatakan hasil penjualan migas secara langsung berkontribusi sekitar Rp672 triliun, terdiri atas hasil penjualan migas sekitar Rp583 triliun termasuk alokasi dana bagi hasil migas sebesar Rp17 triliun yang turut dirasakan oleh daerah penghasil.
Hasil penerimaan lain dari hulu migas sekitar Rp89 triliun. Ini meliputi signature bonus, production bonus, firm commitment, pembayaran PPN, PBB Migas, PDRD, dan pajak penghasilan migas serta pendapatan lainnya.
Nilai tersebut diperoleh melalui beberapa gebrakan yang telah dilakukan diantaranya percepatan penerimaan hasil penjualan minyak bumi melalui penyederhanaan proses bisnis penagihan dan pembayaran, melakukan fleksibilitas skema komersialisasi melalui optimalisasi lifting minyak dan pengembangan sistem dan prosedur yang mendukung proses percepatan tersebut.
Lihat Juga :