Ekonomi Rusia Diyakini Sedang Menderita Melihat Hasil dari Deteksi Satelit

Selasa, 09 Mei 2023 - 11:14 WIB
loading...
A A A
Selama enam bulan terakhir, pembacaan menunjukkan bahwa polusi perkotaan di Moskow dan St. Petersburg telah berdetak lebih tinggi. Tetapi polusi di kawasan industri mengalami penurunan 1,2% sepanjang periode enam bulan hingga April, dan 6,2% lebih rendah secara year to year.

Sebaliknya, data pemerintah Rusia menunjukkan produksi industri naik 1,2% untuk tahun ini hingga Maret. Sementara itu tambahan data satelit menunjukkan bahwa sektor otomotif, konstruksi, minyak dan gas, dan bahkan industri pertahanan memancarkan lebih sedikit polusi. Sementara itu industri tenaga panas dan logam lebih banyak mencemari.

Ekonom ECB, Adrian Schmith dan Hanna Sakhno juga memasukkan data polusi satelit sebagai bagian dari pelacak alternatif data ekonomi mereka untuk Rusia. Sakhno sebelumnya mengatakan, kepada Insider bahwa data PDB yang keluar dari negara yang berperang telah menutupi adanya perlambatan ekonomi.

"Ini terlihat dalam pelacak alternatif aktivitas ekonomi domestik kami: Penjualan ritel telah turun, penurunan pembelian, penerbangan domestik, dan stagnasi pasar perumahan," katanya.

"Ini adalah hal-hal yang ditawarkan bisnis dan dibeli konsumen dalam suatu ekonomi, dan mereka telah menyerap dampaknya. Pelacak kami justru menunjukkan kontraksi ekonomi Rusia menjelang rilis angka resmi, karena kami menggunakan indikator frekuensi tinggi dari ekonomi swasta," bebernya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Rekomendasi
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Jet Tempur Su-34 Rusia...
Jet Tempur Su-34 Rusia Lolos dari 3 Rudal Patriot AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved