Pesan Luhut Buat Capres 2024: Kerjakan Hilirisasi, Jangan Banyak Omong
Selasa, 09 Mei 2023 - 16:37 WIB
loading...
Menurut Luhut dengan dapat mengeksekusi hilirisasi, nikel, bauksit, copper atau tembaga tersebut, maka dapat meningkatkan nilai tambah bagi bangsa Indonesia dibandingkan dengan hanya mengekspor bahan mentah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandiaitan meminta kepada calon presiden atau Capres 2024 untuk meneruskan program hilirisasi dari komoditas yang dimiliki Indonesia. Hilirisasi menjadi titik berat yang ditekankan oleh Luhut untuk dilanjutkan bagi penerus Joko Widodo (Jokowi).
"Ini semua lihat kekayaan kita ini, ekspor biji dari impor kita turunannya, ini aja yang perlu dipercepat, ini nggak akan selesai sampai 2040. Jadi siapapun Presiden mendatang, lu kerjain ini aja deh, nggak usah banyak omong," kata Luhut saat ditemui di The Westin, Jakarta, Selasa (9/5/2023).
Baca Juga: Pidato Sambutan di Hannover Messe 2023, Jokowi: Indonesia Terbuka untuk Investasi
Menurut Luhut dengan dapat mengeksekusi hilirisasi, nikel, bauksit, copper atau tembaga tersebut, maka dapat meningkatkan nilai tambah bagi bangsa Indonesia dibandingkan dengan hanya mengekspor bahan mentah.
"Bagaimana kita mengeksekusi ini, mengkombinasikan dari nikel ore, atau dari bauksit, tin copper, atau dari mana lagi bagaimana jadi ini menjadi produk yang nilai tambah. Agar dapat membuat kesejahteraan bangsa Republik ini," katanya.
"Ini semua lihat kekayaan kita ini, ekspor biji dari impor kita turunannya, ini aja yang perlu dipercepat, ini nggak akan selesai sampai 2040. Jadi siapapun Presiden mendatang, lu kerjain ini aja deh, nggak usah banyak omong," kata Luhut saat ditemui di The Westin, Jakarta, Selasa (9/5/2023).
Baca Juga: Pidato Sambutan di Hannover Messe 2023, Jokowi: Indonesia Terbuka untuk Investasi
Menurut Luhut dengan dapat mengeksekusi hilirisasi, nikel, bauksit, copper atau tembaga tersebut, maka dapat meningkatkan nilai tambah bagi bangsa Indonesia dibandingkan dengan hanya mengekspor bahan mentah.
"Bagaimana kita mengeksekusi ini, mengkombinasikan dari nikel ore, atau dari bauksit, tin copper, atau dari mana lagi bagaimana jadi ini menjadi produk yang nilai tambah. Agar dapat membuat kesejahteraan bangsa Republik ini," katanya.
Lihat Juga :