Bisnis Mal dan Hotel Pulih, Pendapatan Segmen Gaya Hidup LPKR Meningkat
Kamis, 11 Mei 2023 - 16:50 WIB
loading...
LPKR melaporkan kinerja perusahaan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) , platform real estat dan layanankesehatan terkemuka di Indonesia berdasarkan pendapatan, mencatatkan pertumbuhan bisnissegmen gaya hidup, yang terdiri dari bisnis mal dan hotel , pada Kuartal I 2023, seiring denganpemulihan aktivitas masyarakat.
Pada Kuartal I 2023, pendapatan segmen gaya hidup LPKR mencapai Rp296 miliar atau tumbuh19% YoY dibandingkan dengan Kuartal I 2022 yang sebesar Rp249 miliar, yang ditopangpemulihan okupansi serta kunjungan hotel dan mal. Okupansi hotel pada Kuartal I 2023 mencapai63%, meningkat dibandingkan dengan Kuartal I 2022 yang sebesar 58%. Adapun trafikpengunjung mal mencapai 64% pada Kuartal I 2023 dibandingkan Kuartal I 2022 yang sebesar54%.
Baca Juga: LPKR Berkomitmen Lakukan Penghematan Energi dan Air di Mal
Di samping itu, pada Kuartal I 2023, rata-rata tarif kamar hotel Rp556.924 per malam, naik 16%YoY dari Kuartal I 2022 yang sebesar Rp481,649 per malam. Tingkat hunian dan kenaikan tariftersebut dipicu oleh pertumbuhan yang berkelanjutan terutama di sektor domestik, termasukpermintaan rekreasi, pemerintah, BUMN, dan korporasi swasta.
Group CEO LPKR John Riady mengatakan bisnis mal dan hotel telah menunjukkan peningkatanyang signifikan dalam kinerja operasional pada Kuartal I 2023 dibandingkan dengan KuartalI 2022. John juga mengatakan bahwa tren bisnis hotel LPKR naik karena didukung olehpembukaan kembali Aryaduta Bali serta peningkatan pengunjung baik pelancong bisnis maupunrekreasi di seluruh hotel LPKR di Indonesia. Seperti diketahui, LPKR saat ini mengelola 10 hotelmelalui brand Aryaduta.
Pada Kuartal I 2023, pendapatan segmen gaya hidup LPKR mencapai Rp296 miliar atau tumbuh19% YoY dibandingkan dengan Kuartal I 2022 yang sebesar Rp249 miliar, yang ditopangpemulihan okupansi serta kunjungan hotel dan mal. Okupansi hotel pada Kuartal I 2023 mencapai63%, meningkat dibandingkan dengan Kuartal I 2022 yang sebesar 58%. Adapun trafikpengunjung mal mencapai 64% pada Kuartal I 2023 dibandingkan Kuartal I 2022 yang sebesar54%.
Baca Juga: LPKR Berkomitmen Lakukan Penghematan Energi dan Air di Mal
Di samping itu, pada Kuartal I 2023, rata-rata tarif kamar hotel Rp556.924 per malam, naik 16%YoY dari Kuartal I 2022 yang sebesar Rp481,649 per malam. Tingkat hunian dan kenaikan tariftersebut dipicu oleh pertumbuhan yang berkelanjutan terutama di sektor domestik, termasukpermintaan rekreasi, pemerintah, BUMN, dan korporasi swasta.
Group CEO LPKR John Riady mengatakan bisnis mal dan hotel telah menunjukkan peningkatanyang signifikan dalam kinerja operasional pada Kuartal I 2023 dibandingkan dengan KuartalI 2022. John juga mengatakan bahwa tren bisnis hotel LPKR naik karena didukung olehpembukaan kembali Aryaduta Bali serta peningkatan pengunjung baik pelancong bisnis maupunrekreasi di seluruh hotel LPKR di Indonesia. Seperti diketahui, LPKR saat ini mengelola 10 hotelmelalui brand Aryaduta.
Lihat Juga :