DEN Dorong Pemanfaatan BBG sebagai Energi Alternatif yang Bersih dan Terjangkau
Kamis, 11 Mei 2023 - 17:27 WIB
loading...
PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) yang merupakan afiliasi dari Subholding Gas Pertamina menerima kunjungan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di SPBG Purwakarta, Rabu (10/5/2023).
A
A
A
PURWAKARTA - PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) yang merupakan afiliasi dari Subholding Gas Pertamina menerima kunjungan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di SPBG Purwakarta, Rabu (10/5/2023).
Kunjungan kerja dan diskusi pengawasan implementasi RUEN bertajuk 'Pemanfaatan Gas Bumi Sektor Industri dan Transportasi melalui Pengembangan dan Pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG)' ini dipimpin oleh Anggota DEN Eri Purnomohadi dan dihadiri oleh Anggota DEN lainnya, yaitu Satya Widya Yudha, Agus Puji Prasetyono, Herman Darnel Ibrahim dan Yusra Khan serta Tim Biro Fasilitasi Penanggulangan Krisis dan Pengawasan Energi. Hadir juga dalam kunjungan kerja tersebut Muhammad Wafid, Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang, Kementerian ESDM.
Anggota DEN diterima langsung oleh Muhammad Hardiansyah, Direktur Utama Gagas. Dalam pemaparannya, Dirut Gagas menjelaskan tiga program strategis untuk pemanfaatan Bahan Bakar Gas (BBG) di sektor transportasi.
"Yang pertama, konversi CNG untuk Truk Pertamina Group. Yang kedua konversi CNG Sepeda Motor dan terakhir konversi CNG Kendaraan Penumpang. Untuk konversi CNG Sepeda Motor, saat ini kami masih dalam tahap pilot project selama 3 bulan dan akan berlangsung pada Mei-Juli. Kami akan memasang 300 converter kit untuk sepeda motor milik kendaraan operasional Subholding Gas dan komunitas ojek online. Selama 3 bulan ini, kami ingin mendapatkan masukan dari pengguna motor CNG sehingga ke depan motor CNG dapat menjadi pilihan kendaraan alternative yang lebih baik,” tutur Hardiansyah.
![DEN Dorong Pemanfaatan BBG sebagai Energi Alternatif yang Bersih dan Terjangkau]()
Satya Widya Yudha menjelaskan bahwa peran BBG sangat penting, terlebih ketika kita masih di dalam masa transisi menuju energi terbarukan. Selain itu Satya juga menjelaskan, selain kendaraan listrik kendaraan BBG bisa dijadikan alternatif pilihan kendaraan yang lebih ramah lingkungan oleh masyarakat.
“Terlebih cadangan gas bumi di Indonesia relatif masih banyak,” ujar Satya.
Kunjungan kerja dan diskusi pengawasan implementasi RUEN bertajuk 'Pemanfaatan Gas Bumi Sektor Industri dan Transportasi melalui Pengembangan dan Pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG)' ini dipimpin oleh Anggota DEN Eri Purnomohadi dan dihadiri oleh Anggota DEN lainnya, yaitu Satya Widya Yudha, Agus Puji Prasetyono, Herman Darnel Ibrahim dan Yusra Khan serta Tim Biro Fasilitasi Penanggulangan Krisis dan Pengawasan Energi. Hadir juga dalam kunjungan kerja tersebut Muhammad Wafid, Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang, Kementerian ESDM.
Anggota DEN diterima langsung oleh Muhammad Hardiansyah, Direktur Utama Gagas. Dalam pemaparannya, Dirut Gagas menjelaskan tiga program strategis untuk pemanfaatan Bahan Bakar Gas (BBG) di sektor transportasi.
"Yang pertama, konversi CNG untuk Truk Pertamina Group. Yang kedua konversi CNG Sepeda Motor dan terakhir konversi CNG Kendaraan Penumpang. Untuk konversi CNG Sepeda Motor, saat ini kami masih dalam tahap pilot project selama 3 bulan dan akan berlangsung pada Mei-Juli. Kami akan memasang 300 converter kit untuk sepeda motor milik kendaraan operasional Subholding Gas dan komunitas ojek online. Selama 3 bulan ini, kami ingin mendapatkan masukan dari pengguna motor CNG sehingga ke depan motor CNG dapat menjadi pilihan kendaraan alternative yang lebih baik,” tutur Hardiansyah.
.jpg)
Satya Widya Yudha menjelaskan bahwa peran BBG sangat penting, terlebih ketika kita masih di dalam masa transisi menuju energi terbarukan. Selain itu Satya juga menjelaskan, selain kendaraan listrik kendaraan BBG bisa dijadikan alternatif pilihan kendaraan yang lebih ramah lingkungan oleh masyarakat.
“Terlebih cadangan gas bumi di Indonesia relatif masih banyak,” ujar Satya.
Lihat Juga :