KNPI Luncurkan Activispreneur Go Digital, Bantu UMKM Naik Kelas

Sabtu, 13 Mei 2023 - 16:48 WIB
loading...
KNPI Luncurkan Activispreneur...
Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) meluncurkan Activispreneur Go-Digital, di Roemah Pemoeda, Jakarta. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia ( DPP KNPI ) meluncurkan Activispreneur Go-Digital , di Roemah Pemoeda, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, di antaranya Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini dan anggota DPR RI, Dave Laksono.

Ketua Umum DPP KNPI M Ryano Panjaitan mengatakan, program Activispreneur Go-Digital digulirkan bekerja sama dengan Wiranesia Foundation. Program ini bertujuan untuk mengembangkan sektor UMKM dan mendorong kewirausahaan pemuda untuk menghadapi Indonesia emas 2045.

Baca Juga: HUT Kota Bekasi ke-26, KNPI Ajak Anak Muda Bawa Perubahan

Terlebih, menurutnya, saat ini Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5,03% dalam kuartal pertama di 2023. "Maka ini menjadi peluang bagi kita untuk memanfaatkan hal tersebut demi mempersiapkan Indonesia emas 2045.

"Saya mengajak kepada anggota KNPI dan peserta pelatihan untuk saling mendukung acara Activispreneur Go-Digital ini agar terselenggara dengan sukses, karena PR kita masih banyak sekali terutama di bidang perekonomian," ungkap pelaku entrepreneur ini.

Dengan adanya program hilirisasi, menurut Ryano, jika tidak dibarengi oleh Entrepreneurship maka warga hanya akan menjadi penonton saja. Karena itu, DPP KNPI bersemangat ke depan akan mencetak ribuan activistpreneur di bawah kepengurusan saat ini. Tujuannya untuk membangun pola pikir baru bahwa seorang aktivis harus merdeka secara finansial dan lepas dari kepentingan apapun secara ekonomi.

"Oleh karena itu, munculnya Activispreneur Go-Digital ini yang sudah lama kami diskusikan dengan teman-teman fungsionaris DPP KNPI untuk menggabungkan semangat aktivis dan usaha bagi pemuda Indonesia," katanya.

Dua program Selain Activispreneur Go-Digital, ada 2 lagi program lanjutan yaitu Activistpreneur Scale-Up yang diperuntukkan bagi peserta yang sudah memiliki usaha agar dapat meningkatkan level bisnisnya. Sebagai pelatihan tingkat terakhir adalah Activistpreneur Incubator.

Program ini adalah wadah dari seluruh UMKM yang bernaung di bawah DPP KNPI yang telah mengikuti pelatihan. Mereka dapat mengembangkan bisnisnya dan dibimbing hingga mampu bersaing dalam pasar nasional ataupun internasional.

"Atas alasan ini pula DPP KNPI mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk menjadikan Gerakan Activistpreneur agar dapat mengembangkan sektor UMKM dari entrepreneur muda yang berbasis pada gerakan aktivis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kelas menengah tersebut," tegas Ryano.

Baca Juga: KNPI Tolak Timnas Israel Ikut Piala Dunia U-20, Ini Alasannya

Menteri Sosial Tri Rismaharini menambahkan salah satu upaya untuk mengentaskan warga dari kemiskinan adalah dengan menambah enterpreneur di kalangan masyarakat. Hal tersebut berdasarkan pengalamannya saat menjadi Wali Kota Surabaya. Risma mengaku telah membentuk kelompok-kelompok enterpreneur di Surabaya termasuk kepada mantan penghuni lokalisasi Doli.

"Pasca-penutupan tersebut, kami mendorong mantan penghuni terjun ke enterpreneur. Ternyata cukup berhasil," tuturnya.

Semantara, Anggota DPR RI Dave Laksono mengatakan ibovasi KNPI sangat baik untuk menyerap tenaga kerja yang sangat banyak ketika para aktivis menjadi enterpreneur. Dan ini juga dapat membatu untuk mengurangi angka kemiskinan dan angka pengangguran di Indonesia saat ini dan ini merupakan kegiatan yang selaras dengan Pemerinthana, maka dari itu dia siap untuk mendukung penuh kegiatan ini.

"Mengingat saat ini kita sedang memasuki siklus bonus demografi. Kalau kita lihat, gen Z dan generasi milenial di Indonesia ini lebih dari 50% jumlah populasinya," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Rekomendasi
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Berita Terkini
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved