Jadi Tonggak Sejarah, Indonesia Ekspor 23 Ribu Ayam Hidup ke Singapura
Minggu, 14 Mei 2023 - 18:24 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Nasrullah, menyampaikan, Indonesia patut berbangga hati karena ekspor ke Singapura merupakan bukti bahwa produk peternakan Indonesia memiliki kualitas yang baik dan mampu memenuhi jaminan keamanan pangan yang sesuai dengan standar internasional.
"Seperti juga kita ketahui, potensi produksi daging ayam ras nasional tahun 2022 tercatat sebanyak 3,67 juta ton. Hal ini menunjukkan Indonesia adalah negara yang mampu menyuplai kebutuhan unggas dan produk turunannya bukan hanya bagi masyarakat Indonesia tetapi siap untuk menyuplai kebutuhan pangan global,” jelas Nasrullah.
Tan Yong Nang, Chief Executive Officer JAPFA Grup (Ltd), menambahkan, pihaknya senang dapat berkontribusi pada strategi ketahanan pangan Singapura dengan menyediakan ayam segar untuk konsumen lokal. Menurut Tan Yong Nang, sebagai salah satu pemimpin di industri agri-pangan, JAFPA dapat memenuhi permintaan dan standar Singapura berdasarkan komitmen perusahaan terhadap kualitas dan model bisnis yang terintegrasi secara vertikal dari produksi pakan unggas dan pembesaran hingga pengolahan ayam.
"Kami berharap dapat memperluas kontribusi kami untuk menyediakan bahan makanan berprotein hewani yang berkualitas bagi masyarakat Singapura,” katanya.
JAPFA sangat menekankan kualitas dan keamanan di seluruh rantai produksi. Peternakan dan fasilitas pengolahan dilengkapi dengan teknologi canggih dan mematuhi standar internasional tertinggi untuk kesejahteraan hewan, keamanan pangan, dan kelestarian lingkungan, misalnya penggunaan kandang closed-house untuk budi daya unggas.
"Seperti juga kita ketahui, potensi produksi daging ayam ras nasional tahun 2022 tercatat sebanyak 3,67 juta ton. Hal ini menunjukkan Indonesia adalah negara yang mampu menyuplai kebutuhan unggas dan produk turunannya bukan hanya bagi masyarakat Indonesia tetapi siap untuk menyuplai kebutuhan pangan global,” jelas Nasrullah.
Tan Yong Nang, Chief Executive Officer JAPFA Grup (Ltd), menambahkan, pihaknya senang dapat berkontribusi pada strategi ketahanan pangan Singapura dengan menyediakan ayam segar untuk konsumen lokal. Menurut Tan Yong Nang, sebagai salah satu pemimpin di industri agri-pangan, JAFPA dapat memenuhi permintaan dan standar Singapura berdasarkan komitmen perusahaan terhadap kualitas dan model bisnis yang terintegrasi secara vertikal dari produksi pakan unggas dan pembesaran hingga pengolahan ayam.
"Kami berharap dapat memperluas kontribusi kami untuk menyediakan bahan makanan berprotein hewani yang berkualitas bagi masyarakat Singapura,” katanya.
JAPFA sangat menekankan kualitas dan keamanan di seluruh rantai produksi. Peternakan dan fasilitas pengolahan dilengkapi dengan teknologi canggih dan mematuhi standar internasional tertinggi untuk kesejahteraan hewan, keamanan pangan, dan kelestarian lingkungan, misalnya penggunaan kandang closed-house untuk budi daya unggas.
Lihat Juga :