Ini Alasan Saratoga Lepas Seluruh Saham di RS Primaya
Senin, 15 Mei 2023 - 17:15 WIB
loading...
Saratoga lepas seluruh kepemilikannya di RS Primaya. Foto/PrimayaHospital
A
A
A
JAKARTA - PT Saratoga Investama Sedaya Tbk ( SRTG ) diketahui telah melepas seluruh kepemilikannya dalam perusahaan pengelola Rumah Sakit Primaya, yaitu PT Farmon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) pada akhir Februari 2023 lalu.
Baca juga: Disepakati dalam RUPST, Emiten Saratoga Tebar Dividen Tunai Rp1 Triliun
Saratoga melepas sebanyak 425,44 juta lembar saham atau melepas seluruh kepemilikan sahamnya di RS Primaya. Pelepasan saham dilakukan untuk mendapatkan keuntungan atau gain dari investasi yang sudah dilakukan.
Direktur Investasi SRTG Devin Wirawan mengatakan, keputusan untuk melepas seluruh kepemilikan sahamnya antara lain dikarenakan SRTG merasa telah berhasil mengembangkan RS Primaya menjadi lebih besar.
“Kami merasa nilai tambah yang kami bawa sudah maksimal. Dalam size ini, kami yakin investor lain bisa mengembangkan RS Primaya ke level berikutnya,” kata Devin saat ditemui usai paparan publik di Jakarta, Senin (15/5/2023).
Devin bilang, perseroan melepas kepemilikan sahamnya dalam kondisi RS Primaya yang sudah menambah jumlah rumah sakitnya, serta capaian kinerja operasional yang baik. Hal itu membuat Saratoga lebih percaya diri untuk menambah portofolionya di sektor kesehatan.
“Dengan begitu memberikan kami keyakinan untuk dapat terus mencari investasi baru, serta memperluas investasi di sektor kesehatan,” ujar Devin.
Baca juga: Disepakati dalam RUPST, Emiten Saratoga Tebar Dividen Tunai Rp1 Triliun
Saratoga melepas sebanyak 425,44 juta lembar saham atau melepas seluruh kepemilikan sahamnya di RS Primaya. Pelepasan saham dilakukan untuk mendapatkan keuntungan atau gain dari investasi yang sudah dilakukan.
Direktur Investasi SRTG Devin Wirawan mengatakan, keputusan untuk melepas seluruh kepemilikan sahamnya antara lain dikarenakan SRTG merasa telah berhasil mengembangkan RS Primaya menjadi lebih besar.
“Kami merasa nilai tambah yang kami bawa sudah maksimal. Dalam size ini, kami yakin investor lain bisa mengembangkan RS Primaya ke level berikutnya,” kata Devin saat ditemui usai paparan publik di Jakarta, Senin (15/5/2023).
Devin bilang, perseroan melepas kepemilikan sahamnya dalam kondisi RS Primaya yang sudah menambah jumlah rumah sakitnya, serta capaian kinerja operasional yang baik. Hal itu membuat Saratoga lebih percaya diri untuk menambah portofolionya di sektor kesehatan.
“Dengan begitu memberikan kami keyakinan untuk dapat terus mencari investasi baru, serta memperluas investasi di sektor kesehatan,” ujar Devin.
Lihat Juga :