Cerita Sri Mulyani Soal Ancaman Munculnya Pandemi Lanjutan

Rabu, 17 Mei 2023 - 14:58 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Diluncurkan Jokowi Hari Ini, Negara G20 Sepakati Pengumpulan Dana Darurat Pandemi

Dia menekankan bahwa menjadi siap adalah hal terbaik. Dan para pemimpin G20 menyadari bahwa dunia tidak memiliki mekanisme yang memadai untuk merespon jika pandemi menghantam dengan hebat.

"Maka dari itu, harga yang harus dibayar, bukan hanya dari soal korban jiwa manusia, tapi juga imbas ekonomi dan sosialnya benar-benar besar. Bahkan hingga hari ini, scarring effect-nya bukan hanya di ekonomi, tetapi juga di keuangan publik secara global, banyak negara yang menderita karena pandemi ini," tambah Sri Mulyani.

Maka dari itu, dia menegaskan, bahwa pandemi tidak bisa diperlakukan layaknya one shock accident, tetapi harus belajar dari itu. Merespon kebutuhan ini, G20 sudah menginisiasi, dari Arab Saudi ke Italia, lalu ke Indonesia, untuk membentuk dan mendirikan dana pandemi.

Indonesia sebagai Presidensi G20 di 2022 mengerahkan upaya yang besar, dan juga memengaruhi banyak negara anggota G20 untuk mendirikan dana pandemi. "Indonesia adalah satu-satunya negara emerging yang berkontribusi melebihi kapasitas ekonominya sendiri. Ini menunjukkan komitmen kami terhadap area khusus ini, bukan hanya secara retorika, tapi secara konkret," tandas Sri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Hantavirus: Potensi...
Hantavirus: Potensi Pandemi Kecil, Tapi Kewaspadaan Harus Tetap Tinggi
AS Waspada, Blokir Pelancong...
AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
Rekomendasi
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved