Minat Investor ke Proyek IKN Tinggi, Kepala Otorita Ditanya Jokowi: Kapan Mulai Macul?
Selasa, 23 Mei 2023 - 21:57 WIB
loading...
Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan, setidaknya sudah terdapat 220 lebih letter of intent (LOI) atau pernyataan minat investor untuk menggarap proyek di ibu kota baru. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara ( IKN ) Bambang Susantono mengatakan, hingga saat ini setidaknya sudah terdapat 220 lebih letter of intent (LOI) atau pernyataan minat investor untuk menggarap proyek di ibu kota baru . Sejauh ini rangsangan pemerintah telah diterima baik oleh dunia usaha.
Baca Juga: Pemerintah Obral Insentif di IKN, Semua Bidang Usaha Dipermudah
Namun hingga saat ini proyek-proyek yang dibangun masih mengandalkan APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara), terutama untuk pembangunan infrastruktur-infrastruktur dasar. Sedangkan untuk para investor masih banyak yang sebatas mengajukan minat.
"Pak Presiden selalu tanya saya mana ini teman-teman investor, kapan mulai macul di IKN, kapan groundbreaking di lapangan," ujar Bambang dalam acara sosialisasi PP Nomor 12 tahun 2023 tentang kemudahan berusaha, (23/5/2023).
Baca Juga: Dapat Jabatan Baru Ketua Satgas Percepatan Investasi IKN Nusantara, Luhut Langsung Sidak Lapangan
Bambang mengharapkan, dengan adanya PP Nomor 12 Tahun 2023 itu bisa menjadi semacam insentif bagi pelaku usaha agar tertarik dan segera melakukan pembangunan di IKN Nusantara. Acara sosialisasi PP tersebut juga diharapkan mampu membuka ruang komunikasi antara pemerintah dengan pelaku usaha untuk menanyakan secara langsung insentif yang didapatkan.
"Kita lakukan diskusi InshaAllah kita akan mencari terobosan, biasanya yang ditanya adalah perizinan tanah dan insentif. Bagaimana mendapatkan super tax deduction dan beragam insentif lain dan saya mohon pada kesempatan ini kita saling berdiskusi sehingga kita dapat mencarikan caranya," kata Bambang.
Baca Juga: Pemerintah Obral Insentif di IKN, Semua Bidang Usaha Dipermudah
Namun hingga saat ini proyek-proyek yang dibangun masih mengandalkan APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara), terutama untuk pembangunan infrastruktur-infrastruktur dasar. Sedangkan untuk para investor masih banyak yang sebatas mengajukan minat.
"Pak Presiden selalu tanya saya mana ini teman-teman investor, kapan mulai macul di IKN, kapan groundbreaking di lapangan," ujar Bambang dalam acara sosialisasi PP Nomor 12 tahun 2023 tentang kemudahan berusaha, (23/5/2023).
Baca Juga: Dapat Jabatan Baru Ketua Satgas Percepatan Investasi IKN Nusantara, Luhut Langsung Sidak Lapangan
Bambang mengharapkan, dengan adanya PP Nomor 12 Tahun 2023 itu bisa menjadi semacam insentif bagi pelaku usaha agar tertarik dan segera melakukan pembangunan di IKN Nusantara. Acara sosialisasi PP tersebut juga diharapkan mampu membuka ruang komunikasi antara pemerintah dengan pelaku usaha untuk menanyakan secara langsung insentif yang didapatkan.
"Kita lakukan diskusi InshaAllah kita akan mencari terobosan, biasanya yang ditanya adalah perizinan tanah dan insentif. Bagaimana mendapatkan super tax deduction dan beragam insentif lain dan saya mohon pada kesempatan ini kita saling berdiskusi sehingga kita dapat mencarikan caranya," kata Bambang.
Lihat Juga :