Era SBY Bangun Jalan 144 Ribu Km, Dirjen PUPR: Salah Interpretasi Data BPS

Senin, 29 Mei 2023 - 12:45 WIB
loading...
Era SBY Bangun Jalan...
Kementerian PUPR meminta data BPS tentang pembangunan jalan dibaca secara tepat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Urusan panjang jalan yang dibangun pemerintahan SBY dan Jokowi, ternyata masih belum kelar. Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) menjelaskan ada yang salah dalam menginterpretasikan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) terkait perbandingan pembangunan jalan baru di era SBY dan Jokowi.

Baca juga: Ribut-ribut soal Jalan di Indonesia, Ini 10 Negara yang Punya Jalan Terpanjang di Dunia

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan, total pembangunan jalan baru yang dirilis oleh BPS pada periode kepemimpinan SBY pada 2004-2014 merupakan akumulasi dari peningkatan status jalan, seperti jalan kabupaten ke provinsi, atau provinsi ke nasional serta pembangunan jalan baru.

"Itu adalah jalan perubahan status, dari jalan provinsi menjadi jalan nasional, bukan pembangunan jalan baru, yang disebut bahwa pembangunan jalan di zaman SBY lebih panjang dari zaman Jokowi. Bukan itu maksud data BPS, jadi salah interpretasi jalan," ujar Hedy saat ditemui MNC Portal di Gedung DPR beberapa hari lalu.

Diketahui, berdasarkan catatan BPS pada periode 2005-2014 pembangunan jalan baru di era SBY sepanjang 144.825 km. Sedangkan pada periode Jokowi sejak 2015 hingga akhir 2022 lalu pembangunan jalan baru tercatat 30.613 km.

Alokasi anggaran untuk pembangunan jalan pada periode SBY sebesar Rp30,68 triliun, sedangkan periode Jokowi Rp52,97 triliiun. Diketahui pembangunan jalan baru memakan anggaran yang tidak kecil sebab definisi dari pembangunan jalan baru itu sendiri adalah mulai dari pembebasan lahan, penebaran batuan split, masuk aspal, hingga perkerasan.

Rangkaian proses pembangunan jalan tersebut yang membuat biaya pembangunan jalan saat ini tembus Rp10 miliar per kilometer. Jika menghitung angka inflasi, kira-kira biaya pembangunan jalan pada masa presiden SBY sekitar Rp8 miliar per kilometer.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Sadis Tauke Sawit di Banyuasin Dibekuk Polisi

Sehingga dengan anggaran sebesar Rp30,68 triliun maka presiden SBY hanya mampu membangun jalan sepanjang 3.835 km. Sedangkan jika melihat angka dari BPS sebagai total pembangunan jalan baru sepanjang 144 km lebih, maka setidaknya membutuhkan anggaran kurang lebih Rp1.152 triliun hingga akhir 2014.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Purbaya Disebut Temukan...
Purbaya Disebut Temukan Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Ini Penjelasan Kemenkeu
Jabat Dewan Penasihat,...
Jabat Dewan Penasihat, Jokowi Pidato di Bloomberg Economy Forum Hari Ini
Jokowi Sebut Whoosh...
Jokowi Sebut Whoosh Bukan Cari Laba, Purbaya: Ada Betulnya Sedikit
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Akses Jalan Rumah Warga...
Akses Jalan Rumah Warga Ditutup, Warga: Kami Salah Paham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved