Heboh Lulusan UI Kalah Saing dari Anak STM, Begini Penjelasan Pengusaha!

Rabu, 31 Mei 2023 - 15:32 WIB
loading...
Heboh Lulusan UI Kalah...
Besaran gaji jadi keunggulan anak STM dibanding sarjana. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Jagat maya dihebohkan dengan curhatan sarjana Universitas Indonesia ( UI ) yang merasa kecewa karena kalah bersaing dengan lulusan sekolah teknik menengah ( STM ) untuk masuk di perusahaan produsen alat sistem pertahanan matra laut, PT PAL Indonesia (Persero). Tak hanya itu, pemegang Ijazah STM tersebut pun bahkan berhasil menggeser 15 pelamar lain yang juga merupakan pemegang ijazah sarjana (S1).

Baca juga: Tingkatkan Kompetensi, Vokasi UI Berikan Pelatihan Penulisan Ilmiah bagi Guru se-Jabodetabek

Menanggapi kenyataan itu, pengusaha sekaligus Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi menjelaskan, kejadian itu lantaran lulusan perguruan tinggi meminta standar gaji tinggi (di atas upah minimum provinsi/UMP) sedangkan lulusan STM siap terima gaji sesuai UMP.

Selain itu, keunggulan dari lulusan STM, mau dilatih atau training sesuai kebutuhan perusahaan. Sementara lulusan perguruan tinggi berpegang pada ilmu kemampuan yang dimiliki.

"Teman-teman STM sekarang ini kalau kita bilang dia bisa siap bekerja tetapi gajinya tidak terlalu tinggi akhirnya mereka dilatih mau, ditraining di perusahaan-perusahaan. Sementara lulusan perguruan tinggi banyak yang menyebut inflasi. Jadi mereka sudah punya standar karena sebagai lulusan perguruan tinggi, minta gajinya pasti kan beda," ujar Diana saat ditemui MNC Portal di The Sultan Hotel, Jakarta, Rabu (31/5/2023).

Diana pun membenarkan bahwa kini banyak perusahaan yang merekrut karyawan lulusan STM dibandingan lulusan perguruan tinggi. Menurut Diana, langkah itu tidak masalah, sebab kemampuan lulusan STM tidak kalah dengan para lulusan perguruan tinggi setelah kemampuannya diasah.

"Tapi pada saat implementasi bekerja ternyata teman-teman STM itu enggak kalah dengan teman-teman dari perguruan tinggi. Itu benar-benar terjadi loh," ungkapnya.

Diana menambahkan, para job seeker lulusan STM mau menerima pekerjaan dengan gaji yang ditawarkan perusahaan lantaran kesempatan mereka untuk masuk ke sektor kementerian, ataupun perusahaan BUMN-BUMN besar lainnya kecil, karena sudah direbut oleh para job seeker lulusan perguruan tinggi.

Baca juga: Bunker Rahasia Tempat Eksperimen Horor Tentara Jepang Ditemukan di China

"Standarnya karyawan baru itu sekarang kita pakainya UMP. Nah dari situ perguruan tinggi biasanya nggak mau. Mereka lebih mau milih yang pembukaan lowongan kerja dari BUMN, kementerian. Nah mereka lari ke sana semua sedangkan yang STM mereka tidak bisa ke situ. Sementara dia (STM) punya kemampuan, skill dia bagus, dia bisa diterima walaupun dengan UMP," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
Rekomendasi
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Begini Penjelasan, Mengapa...
Begini Penjelasan, Mengapa Adab Lebih Penting daripada Ilmu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved