Gelontorkan Rp22.500 Triliun, Separuh Jagat Berutang ke China
Kamis, 08 Juni 2023 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
"Capaian" itu telah mengubah China menjadi kreditur resmi terbesar di dunia, bahkan melampaui pemberi pinjaman resmi tradisional seperti Bank Dunia, IMF, atau gabungan semua pemerintah kreditur OECD.
Aliran utang luar negeri China di seluruh dunia, termasuk hampir 2.000 pinjaman dan hampir 3.000 hibah sejak 1949 hingga 2017. Sebagian besar pinjaman China telah membantu membiayai investasi berskala besar di bidang infrastruktur, energi, dan pertambangan.
Hampir semua pinjaman China dilakukan oleh pemerintah dan berbagai badan usaha milik negara, seperti perusahaan publik dan bank umum. Ledakan pinjaman luar negeri China unik dibandingkan dengan arus keluar modal dari Amerika Serikat atau Eropa, yang sebagian besar didorong oleh swasta.
China cenderung meminjamkan pada persyaratan pasar, yang berarti pada suku bunga yang dekat dengan pasar modal swasta. Entitas resmi lainnya, seperti Bank Dunia, biasanya memberikan pinjaman dengan tingkat bunga lunak, di bawah pasar, dan jangka waktu yang lebih lama.
Selain itu, banyak pinjaman China yang didukung dengan agunan, artinya pembayaran utang dijamin dengan pendapatan, seperti yang berasal dari ekspor komoditas. Atau bisa juga dengan proyek-proyek yang dibantu pembangunannya.
Aliran utang luar negeri China di seluruh dunia, termasuk hampir 2.000 pinjaman dan hampir 3.000 hibah sejak 1949 hingga 2017. Sebagian besar pinjaman China telah membantu membiayai investasi berskala besar di bidang infrastruktur, energi, dan pertambangan.
Hampir semua pinjaman China dilakukan oleh pemerintah dan berbagai badan usaha milik negara, seperti perusahaan publik dan bank umum. Ledakan pinjaman luar negeri China unik dibandingkan dengan arus keluar modal dari Amerika Serikat atau Eropa, yang sebagian besar didorong oleh swasta.
China cenderung meminjamkan pada persyaratan pasar, yang berarti pada suku bunga yang dekat dengan pasar modal swasta. Entitas resmi lainnya, seperti Bank Dunia, biasanya memberikan pinjaman dengan tingkat bunga lunak, di bawah pasar, dan jangka waktu yang lebih lama.
Selain itu, banyak pinjaman China yang didukung dengan agunan, artinya pembayaran utang dijamin dengan pendapatan, seperti yang berasal dari ekspor komoditas. Atau bisa juga dengan proyek-proyek yang dibantu pembangunannya.
Lihat Juga :