Tingkatkan Kualitas SDM di Daerah 3T, Menteri Basuki Rehab Fasilitas Pendidikan
Sabtu, 25 Juli 2020 - 08:30 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan. Pioritas untuk ditangani adalah rehabilitas fasilitas yang berada di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), seperti Provinsi Lampung.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, rehabilitasi fasilitas pendidikan merupakan instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PUPR untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi 10.453 sekolah, 1.000 madrasah, dan lanjutan konstruksi dalam pengerjaan (KDP) 41 PTN serta KDP 8 perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia.
“Kita lanjutkan pembangunan sarana pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,” kata Menteri Basuki dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (25/7/2020).
Kata dia, pembangunan dan rehabilitasi 75 sekolah dan madrasah di Provinsi Lampung selesai tahun 2020 dengan total biaya APBN sebesar Rp96,07 miliar dengan rincian di Kabupaten Lampung Barat sebanyak 20 sekolah dengan anggaran Rp24,2 miliar, di Kabupaten Way Kanan sebanyak 26 sekolah dengan biaya 32,6 miliar dan 6 madrasah dengan biaya Rp2,95 miliar, serta di Kabupaten Pesisir Barat sebanyak 23 sekolah dengan biaya Rp36,19 miliar. ( Baca juga:Menyedihkan, Begini Cara Pelajar di Lampung untuk Dapat Wifi Gratis )
"Pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi rata-rata meliputi renovasi ruang kelas, gedung kantor guru, perpustakaan, laboratorium, toilet, sarana sanitasi (septic tank dan tower air), mushola, kantin, lapangan olahraga, paving block, pagar sekolah, dan ruang kegiatan siswa (gedung pramuka)," katanya.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, rehabilitasi fasilitas pendidikan merupakan instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PUPR untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi 10.453 sekolah, 1.000 madrasah, dan lanjutan konstruksi dalam pengerjaan (KDP) 41 PTN serta KDP 8 perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia.
“Kita lanjutkan pembangunan sarana pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,” kata Menteri Basuki dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (25/7/2020).
Kata dia, pembangunan dan rehabilitasi 75 sekolah dan madrasah di Provinsi Lampung selesai tahun 2020 dengan total biaya APBN sebesar Rp96,07 miliar dengan rincian di Kabupaten Lampung Barat sebanyak 20 sekolah dengan anggaran Rp24,2 miliar, di Kabupaten Way Kanan sebanyak 26 sekolah dengan biaya 32,6 miliar dan 6 madrasah dengan biaya Rp2,95 miliar, serta di Kabupaten Pesisir Barat sebanyak 23 sekolah dengan biaya Rp36,19 miliar. ( Baca juga:Menyedihkan, Begini Cara Pelajar di Lampung untuk Dapat Wifi Gratis )
"Pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi rata-rata meliputi renovasi ruang kelas, gedung kantor guru, perpustakaan, laboratorium, toilet, sarana sanitasi (septic tank dan tower air), mushola, kantin, lapangan olahraga, paving block, pagar sekolah, dan ruang kegiatan siswa (gedung pramuka)," katanya.
Lihat Juga :