PaDi UMKM Expo 2023, Usaha Binaan Pupuk Kaltim Hadirkan Produk Wastra
Senin, 19 Juni 2023 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
Seperti halnya Batik Kuntul Perak dan Batik Beras Basah, merupakan produk UMKM lokal Bontang yang telah meraih Sertifikat Produk Pengguna Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI) dari Badan Standarisasi Nasional (BSN), dengan kualitas yang juga telah diakui secara Nasional.
"Kedua produk batik ini tak hanya eksis di tataran lokal, tapi juga mampu menembus pasar nasional serta bersaing dengan kerajinan serupa dari berbagai daerah di Indonesia," tandas Qomaruzzaman.
Bahkan dalam sejumlah event berskala internasional, dua produk batik binaan Pupuk Kaltim ini mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa hasil produk kreatif asli Bontang mampu bersaing dan siap naik kelas ke level internasional. Sehingga pengembangan potensi untuk membuka peluang yang lebih luas terus didorong perusahaan, agar UMKM binaan bisa menembus pasar global.
Beberapa event yang difasilitasi diantaranya side event KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, serta expo UMKM yang digelar dalam rangka MotoGP Mandalika tahun 2022. Dimana UMKM binaan Pupuk Kaltim dinyatakan lolos kurasi, sebagai salah satu produk unggulan hasil karya Indonesia.
"Potensi pasar inilah yang diharap bisa terus diperluas UMKM binaan, dengan berbagai pameran maupun kegiatan yang difasilitasi Pupuk Kaltim. Dari hal ini kita bisa membuktikan jika produk lokal tidak kalah bersaing dari produk sejenis dari luar," papar Qomaruzzaman.
Dirinya menyebut Pupuk Kaltim akan terus fokus pada tiga program utama implementasi TJSL sesuai amanat Kementerian BUMN, yakni pendidikan, lingkungan dan pengembangan UMKM. Sehingga pengembangan pelaku usaha lokal yang berdaya saing semakin tercapai, diiringi peningkatan sumberdaya manusia serta kualitas lingkungan yang lebih optimal.
Seluruh UMKM binaan terus didorong menghasilkan karya berkualitas, agar mampu bersaing dengan produk sejenis dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan hingga penciptaan lapangan usaha mandiri melalui pendampingan berkelanjutan.
"Kedua produk batik ini tak hanya eksis di tataran lokal, tapi juga mampu menembus pasar nasional serta bersaing dengan kerajinan serupa dari berbagai daerah di Indonesia," tandas Qomaruzzaman.
Bahkan dalam sejumlah event berskala internasional, dua produk batik binaan Pupuk Kaltim ini mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa hasil produk kreatif asli Bontang mampu bersaing dan siap naik kelas ke level internasional. Sehingga pengembangan potensi untuk membuka peluang yang lebih luas terus didorong perusahaan, agar UMKM binaan bisa menembus pasar global.
Beberapa event yang difasilitasi diantaranya side event KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, serta expo UMKM yang digelar dalam rangka MotoGP Mandalika tahun 2022. Dimana UMKM binaan Pupuk Kaltim dinyatakan lolos kurasi, sebagai salah satu produk unggulan hasil karya Indonesia.
"Potensi pasar inilah yang diharap bisa terus diperluas UMKM binaan, dengan berbagai pameran maupun kegiatan yang difasilitasi Pupuk Kaltim. Dari hal ini kita bisa membuktikan jika produk lokal tidak kalah bersaing dari produk sejenis dari luar," papar Qomaruzzaman.
Dirinya menyebut Pupuk Kaltim akan terus fokus pada tiga program utama implementasi TJSL sesuai amanat Kementerian BUMN, yakni pendidikan, lingkungan dan pengembangan UMKM. Sehingga pengembangan pelaku usaha lokal yang berdaya saing semakin tercapai, diiringi peningkatan sumberdaya manusia serta kualitas lingkungan yang lebih optimal.
Seluruh UMKM binaan terus didorong menghasilkan karya berkualitas, agar mampu bersaing dengan produk sejenis dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan hingga penciptaan lapangan usaha mandiri melalui pendampingan berkelanjutan.
Lihat Juga :