Terungkap! Gara-gara Robot AI Bos Grab PHK 1.000 Karyawan

Rabu, 21 Juni 2023 - 15:13 WIB
loading...
Terungkap! Gara-gara...
Grab mengungkapkan alasan melakukan PHK karyawan terbesar sejak pandemi. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Grab mengungkapkan alasan melakukan pemutusan hubungan kerja ( PHK ) terbesar sejak pandemi. Aplikasi pemesanan kendaraan dan pengiriman makanan terkemuka di Asia Tenggara akan memangkas 1.000 karyawan atau berjumlah 11% dari tenaga kerja keseluruhan.

Mengutip BBC, bos perusahaan tersebut mengatakan PHK diperlukan untuk menurunkan biaya dan memastikan layanan yang terjangkau dalam jangka panjang. Perusahaan yang berbasis di Singapura ini menawarkan pengiriman, perjalanan, dan layanan keuangan di delapan negara Asia Tenggara.

Baca Juga: Grab Siapkan PHK Massal, Bakal Diumumkan Minggu Ini

Pada 2018, Grab mengambil alih operasi saingan Uber yang berbasis di AS di wilayah tersebut. Dalam email kepada karyawan, Kepala Eksekutif Grab Anthony Tan mengungkapkan bahwa PHK tersebut bukan jalan pintas untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Dia juga menyoroti dampak dari teknologi kecerdasan buatan atau AI dan meningkatnya utang perusahaan sebagai penyebab pemangkasan karyawan.

"Perubahan tidak pernah secepat ini. Teknologi seperti AI generatif berkembang dengan kecepatan yang sangat tinggi. Biaya modal telah meningkat, secara langsung berdampak pada lanskap persaingan," kata dia.

Grab telah hadir di negara-negara seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Pada Maret 2018, Grab mengumumkan bahwa mereka telah membeli operasi Uber di wilayah tersebut. Putaran terakhir pemutusan hubungan kerja Grab adalah pada tahun 2020, ketika itu kehilangan 360 posisi karena pandemi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Grab Hadirkan GrabKeluarga...
Grab Hadirkan GrabKeluarga Fitur Remaja, Dukung Remaja Bepergian Lebih Aman dan Orang Tua Lebih Tenang
Rekomendasi
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
Berita Terkini
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Infografis
450 Karyawan Tokopedia...
450 Karyawan Tokopedia di Indonesia Akan di-PHK oleh ByteDance
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved