El Nino Picu Kekeringan, Produksi Padi Terancam Turun 5%
Kamis, 22 Juni 2023 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 51% Wilayah Indonesia Memasuki Musim Kemarau, Ini Rinciannya
Dwi menerangkan, pada cuaca kemarau ini, harga jagung juga ikut terkerek lantaran dalam kondisi kemarau akan ada perebutan lahan antara tanaman padi dengan jagung.
Jika kondisi air tanah kurang mencukupi untuk padi maka petani akan mengalihkan ke tanaman jagung. Menurut Dwi, jagung dipilih petani lantaran harga di pasaran saat ini relatif tinggi. Adapun sekarang harganya sudah tembus Rp6.000 per kilogram.
"Biasalah jagung dengan padi ini kan perebutan lahan. Ketika lahan untuk padi karena kondisi airnya kurang tidak bisa digunakan untuk padi kemudian mereka akan beralih ke tanaman palawija (jagung)," terang dia.
Dwi menerangkan, pada cuaca kemarau ini, harga jagung juga ikut terkerek lantaran dalam kondisi kemarau akan ada perebutan lahan antara tanaman padi dengan jagung.
Jika kondisi air tanah kurang mencukupi untuk padi maka petani akan mengalihkan ke tanaman jagung. Menurut Dwi, jagung dipilih petani lantaran harga di pasaran saat ini relatif tinggi. Adapun sekarang harganya sudah tembus Rp6.000 per kilogram.
"Biasalah jagung dengan padi ini kan perebutan lahan. Ketika lahan untuk padi karena kondisi airnya kurang tidak bisa digunakan untuk padi kemudian mereka akan beralih ke tanaman palawija (jagung)," terang dia.
(ind)
Lihat Juga :