Dijegal Eropa, Ini Jurus Luhut Selamatkan Ekspor Minyak Sawit
Sabtu, 24 Juni 2023 - 07:26 WIB
loading...
Menko Luhut B. Pandjaitan mengatakan akan mengalihkan ekspor sawit dari Eropa ke Afrika. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah bakal mengalihkan ekspor minyak sawit (CPO) ke Afrika. Langkah tersebut menyusul Undang-undang Uni Eropa tentang Anti-Deforestasi (EUDR) yang diberlakukan pada 16 Mei 2023.
Baca juga: Titah Luhut, Semua Pelaku Usaha Sawit Harus Lapor Asetnya ke Pemerintah
UU Uni Eropa itu dinilai merugikan produk sawit dan beberapa hasil perkebunan yang menjadi andalan ekspor Indonesia ke Eropa.
"Jadi saya sudah bilang kepada parlemen Uni Eropa tiga hari yang lalu. Kita juga lagi mikir-mikir kok, kalau ekspor kita ke kalian 3,3 juta ton, mungkin kita mau divert (mengalihkan) ke Afrika supaya kalian jangan ribut sama kami," kata Luhut di Kantornya, Jumat (23/6/2023).
EUDR juga menjadi perhatian Kementerian Perdagangan, sebab bakal merugikan petani sawit. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, Indonesia sebagai negara berdaulat memiliki kewenangan untuk menggunakan hak jika ada kasus penyelesaian sengketa.
Baca juga: Titah Luhut, Semua Pelaku Usaha Sawit Harus Lapor Asetnya ke Pemerintah
UU Uni Eropa itu dinilai merugikan produk sawit dan beberapa hasil perkebunan yang menjadi andalan ekspor Indonesia ke Eropa.
"Jadi saya sudah bilang kepada parlemen Uni Eropa tiga hari yang lalu. Kita juga lagi mikir-mikir kok, kalau ekspor kita ke kalian 3,3 juta ton, mungkin kita mau divert (mengalihkan) ke Afrika supaya kalian jangan ribut sama kami," kata Luhut di Kantornya, Jumat (23/6/2023).
EUDR juga menjadi perhatian Kementerian Perdagangan, sebab bakal merugikan petani sawit. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, Indonesia sebagai negara berdaulat memiliki kewenangan untuk menggunakan hak jika ada kasus penyelesaian sengketa.
Lihat Juga :