China Bukan Jawaranya, Ini 15 Negara dengan Sumber Lithium Terbesar di Dunia
Selasa, 27 Juni 2023 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Ceko yang juga dikenal sebagai Republik Ceko, menjadi tuan rumah bagi sumber daya lithium terbesar di Eropa. Salah satunya ada di Cinovec, yang merupakan bekas desa pertambangan timah yang terletak 100 km dari Praha di perbatasan dengan Jerman.
Salah satu proyek lithium di negara ini digarap oleh perusahaan tambang asal Australia, European Metals Holdings Ltd (OTC: EMHXY) yang membentuk usaha patungan dengan CEZ a.s., sebuah perusahaan energi Ceko yang mayoritas dimiliki oleh negara. Proyek ini sedang dalam tahap Studi Kelayakan Definitif untuk pembangunan pabrik lithium hidroksida dengan kemampuan produksi 29.386 ton per tahun.
Meksiko memiliki sumber daya lithium yang diperkirakan mencapai 1,7 juta metrik ton. Meski demikian hingga saat ini tidak ada eksploitasi penambangan komersial lithium di negara ini. Namun ada beberapa proyek pada tahap eksplorasi di Jalisco, Guanajuato, Nogales, Sonora, dan Puebla.
Proyek eksplorasi lithium paling maju adalah proyek Sonora yang secara menguntungkan dimiliki oleh perusahaan pertambangan dan logam China, Ganfeng Lithium Group Co., Ltd. (OTC: GNENY). Ada hampir selusin perusahaan asing yang memiliki konsesi pertambangan aktif dan berencana bakal mengembangkan proyek lithium.
Cadangan Lithium per 2022: 930.000 metrik ton
Kanada merupakan negara terbesar kedua di dunia berdasarkan luas daratan dengan sepuluh provinsi dan tiga wilayah yang membentang dari Samudra Atlantik ke Samudra Pasifik dan ke Samudra Arktik. Negara ini memiliki deposit spodumene hard rock besar dan sumber daya lithium berbasis air garam.
Industri tambang lithium di Kanada telah mengalami pasang surut dalam beberapa tahun terakhir. Negara ini memiliki produksi lithium terbatas dari 2014 hingga 2019 yang kemudian ditangguhkan karena penurunan harga lithium yang signifikan.
Saat ini dua tambang sedang dalam tahap produksi: Pertama yakni Tambang Tanco di Manitoba, yang dimiliki oleh perusahaan pertambangan China, Sinomine Resource Group Co., Ltd. Lalu tambang Lithium Amerika Utara di Quebec yang dimiliki oleh perusahaan patungan antara Sayona Mining Ltd. (OTC: SYAXF) dan Piedmont Lithium Inc (NASDAQ: PLL).
Republik Demokratik Kongo sebelumnya dikenal sebagai Zaire, adalah sebuah negara yang terletak di Afrika Tengah. Kongo adalah negara terbesar kedua di Afrika berdasarkan luas daratan dan sangat kaya akan sumber daya alam.
Untuk diketahui Kongo merupakan produsen kobalt terbesar karena menyumbang lebih dari 70% dari produksi global komoditas tersebut.
Perusahaan tambang asal Australia, AVZ Minerals Ltd. (OTC: AZZVF) adalah pemilik mayoritas proyek Manono Lithium di Kongo, yang disebut-sebut sebagai salah satu deposit lithium hard rock terbesar yang belum dikembangkan di dunia.
Namun ada perselisihan tentang kepemilikan saham minoritas dalam proyek yang diajukan oleh perusahaan pertambangan China, Zijin Mining Group Co., Limited, dan entitas milik negara di DRC.
Jerman sebagai negara terpadat kedua di benua Eropa ternyata juga menyimpan sumber daya alam. Salah satunya yakni proyek Lithium Zinnwald yang terletak 35 km dari Dresden dan dimiliki oleh Zinnwald Lithium PLC dengan kapasitas yang direncanakan bakal memasok 12.000 ton LiOH per tahun.
Proyek lainnya berjudul Zero Carbon Lithium dan dimiliki oleh perusahaan Australia, Vulcan Energy Resources Ltd. (ASX:VUL). Perusahaan ini menargetkan bisa memproduksi 24.000 ton per tahun lithium hidroksida monohidrat.
Cadangan Lithium per 2022: 2.000.000 metrik ton
China dengan populasi melebihi 1,4 miliar orang merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam seperti batu bara, dan bijih besi. China juga memiliki sumber daya lithium yang signifikan yakni hampir 6,8 juta metrik ton yang menyumbang lebih dari 14% dari sumber daya global.
China sendiri adalah produsen lithium terbesar ketiga di dunia dengan menghasilkan lebih dari 19.000 metrik ton lithium pada tahun 2022, terhitung lebih dari 14% dari produksi global. Perusahaan raksasa China yang terlibat dalam penambangan dan pemurnian lithium antara lain Ganfeng Lithium Co., Ltd. (OTC:GNENY), Tianqi Lithium Corp (HKEX:9696), dan EVE Energy Co., Ltd.
Salah satu proyek lithium di negara ini digarap oleh perusahaan tambang asal Australia, European Metals Holdings Ltd (OTC: EMHXY) yang membentuk usaha patungan dengan CEZ a.s., sebuah perusahaan energi Ceko yang mayoritas dimiliki oleh negara. Proyek ini sedang dalam tahap Studi Kelayakan Definitif untuk pembangunan pabrik lithium hidroksida dengan kemampuan produksi 29.386 ton per tahun.
10. Meksiko
Sumber Daya Lithium pada tahun 2022: 1.700.000 metrik tonMeksiko memiliki sumber daya lithium yang diperkirakan mencapai 1,7 juta metrik ton. Meski demikian hingga saat ini tidak ada eksploitasi penambangan komersial lithium di negara ini. Namun ada beberapa proyek pada tahap eksplorasi di Jalisco, Guanajuato, Nogales, Sonora, dan Puebla.
Proyek eksplorasi lithium paling maju adalah proyek Sonora yang secara menguntungkan dimiliki oleh perusahaan pertambangan dan logam China, Ganfeng Lithium Group Co., Ltd. (OTC: GNENY). Ada hampir selusin perusahaan asing yang memiliki konsesi pertambangan aktif dan berencana bakal mengembangkan proyek lithium.
9. Kanada
Sumber Daya Lithium pada 2022: 2.900.000 metrik tonCadangan Lithium per 2022: 930.000 metrik ton
Kanada merupakan negara terbesar kedua di dunia berdasarkan luas daratan dengan sepuluh provinsi dan tiga wilayah yang membentang dari Samudra Atlantik ke Samudra Pasifik dan ke Samudra Arktik. Negara ini memiliki deposit spodumene hard rock besar dan sumber daya lithium berbasis air garam.
Industri tambang lithium di Kanada telah mengalami pasang surut dalam beberapa tahun terakhir. Negara ini memiliki produksi lithium terbatas dari 2014 hingga 2019 yang kemudian ditangguhkan karena penurunan harga lithium yang signifikan.
Saat ini dua tambang sedang dalam tahap produksi: Pertama yakni Tambang Tanco di Manitoba, yang dimiliki oleh perusahaan pertambangan China, Sinomine Resource Group Co., Ltd. Lalu tambang Lithium Amerika Utara di Quebec yang dimiliki oleh perusahaan patungan antara Sayona Mining Ltd. (OTC: SYAXF) dan Piedmont Lithium Inc (NASDAQ: PLL).
8. Republik Demokratik Kongo (DRC)
Sumber Daya Lithium di tahun 2022: 3.000.000 metrik tonRepublik Demokratik Kongo sebelumnya dikenal sebagai Zaire, adalah sebuah negara yang terletak di Afrika Tengah. Kongo adalah negara terbesar kedua di Afrika berdasarkan luas daratan dan sangat kaya akan sumber daya alam.
Untuk diketahui Kongo merupakan produsen kobalt terbesar karena menyumbang lebih dari 70% dari produksi global komoditas tersebut.
Perusahaan tambang asal Australia, AVZ Minerals Ltd. (OTC: AZZVF) adalah pemilik mayoritas proyek Manono Lithium di Kongo, yang disebut-sebut sebagai salah satu deposit lithium hard rock terbesar yang belum dikembangkan di dunia.
Namun ada perselisihan tentang kepemilikan saham minoritas dalam proyek yang diajukan oleh perusahaan pertambangan China, Zijin Mining Group Co., Limited, dan entitas milik negara di DRC.
7. Jerman
Sumber Daya Lithium pada 2022: 3.200.000 metrik tonJerman sebagai negara terpadat kedua di benua Eropa ternyata juga menyimpan sumber daya alam. Salah satunya yakni proyek Lithium Zinnwald yang terletak 35 km dari Dresden dan dimiliki oleh Zinnwald Lithium PLC dengan kapasitas yang direncanakan bakal memasok 12.000 ton LiOH per tahun.
Proyek lainnya berjudul Zero Carbon Lithium dan dimiliki oleh perusahaan Australia, Vulcan Energy Resources Ltd. (ASX:VUL). Perusahaan ini menargetkan bisa memproduksi 24.000 ton per tahun lithium hidroksida monohidrat.
6. China
Sumber Daya Lithium pada 2022: 6.800.000 metrik tonCadangan Lithium per 2022: 2.000.000 metrik ton
China dengan populasi melebihi 1,4 miliar orang merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam seperti batu bara, dan bijih besi. China juga memiliki sumber daya lithium yang signifikan yakni hampir 6,8 juta metrik ton yang menyumbang lebih dari 14% dari sumber daya global.
China sendiri adalah produsen lithium terbesar ketiga di dunia dengan menghasilkan lebih dari 19.000 metrik ton lithium pada tahun 2022, terhitung lebih dari 14% dari produksi global. Perusahaan raksasa China yang terlibat dalam penambangan dan pemurnian lithium antara lain Ganfeng Lithium Co., Ltd. (OTC:GNENY), Tianqi Lithium Corp (HKEX:9696), dan EVE Energy Co., Ltd.
5. Australia
Sumber Daya Lithium pada 2022: 7.900.000 metrik tonLihat Juga :