Wall Street Pekan Ini Diprediksi Menguat Didorong Sentimen Suku Bunga

Senin, 03 Juli 2023 - 07:02 WIB
loading...
A A A
Sementara saham sejauh ini mengambil proyeksi pembuat kebijakan tentang suku bunga yang lebih tinggi dengan tenang, hal itu dapat berubah jika imbal hasil obligasi terus meningkat. Imbal hasil benchmark baru-baru ini mencapai level tertinggi tiga bulan, dengan imbal hasil Treasury AS 10 tahun bertahan sekitar 3,8%, jauh lebih dari dua kali lipat dibandingkan pada akhir tahun 2021.

Baca Juga: Siap-siap! Pekan Depan IHSG Diprediksi Masih Rawan Koreksi

Kenaikan imbal hasil umumnya menumpulkan daya pikat saham dibandingkan dengan obligasi, namun dalam beberapa bulan terakhir valuasi ekuitas masih naik. S&P 500 diperdagangkan pada perkiraan pendapatan 19,1 kali ke depan, jauh di atas rata-rata historis P/E 15,6 kali, menurut Refinitiv Datastream.

"Pada titik tertentu, pergerakan suku bunga ini harus memiliki beberapa konsekuensi bagi pasar," Matt Maley, kepala strategi pasar di Miller Tabak, mengatakan dalam sebuah catatan pada hari Jumat.

Beberapa meragukan daya tahan reli. Survei Deutsche Bank menemukan lebih dari tiga perempat investor percaya pergerakan 10% berikutnya di S&P 500 akan turun, dibandingkan dengan 24% yang memproyeksikannya di bulan Maret.

Keraguan itu bisa berasal dari kekhawatiran tentang kejatuhan ekonomi dari kenaikan suku bunga. Analis di UBS Global Wealth Management mengatakan dalam sebuah catatan baru-baru ini kemungkinan resesi paling bergantung pada kebijakan moneter yang menjadi lebih ketat, kemungkinan saham tidak dihargai.

"Dengan harga saham yang mendekati kesempurnaan soft landing, kami melihat imbalan risiko yang lebih baik dalam obligasi berkualitas tinggi dibandingkan ekuitas," tulis analis UBS.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved