Luhut Blakblakan Ungkap Alasan Jokowi Kembali Kunjungi Australia

Selasa, 04 Juli 2023 - 15:53 WIB
loading...
Luhut Blakblakan Ungkap...
Menko Luhut B. Pandjaitan mengungkap alasan dan tujuan Jokowi kembali kunjungi Australia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa maksud dan tujuan Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri ke Australia adalah untuk memperbaiki defisit neraca perdagangan antara Indonesia dan Negeri Kanguru itu.

Baca juga: Jokowi Didampingi Luhut hingga Bahlil Kunker ke Australia dan Papua Nugini

Luhut menjelaskan, kembalinya ia bersama Jokowi untuk menindaklanjuti berbagai posibilitas kerja sama guna memperkuat kemitraan di berbagai sektor. Mulai dari ekonomi, keamanan, dan keselamatan maritim yang juga menjadi fokus Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dalam pidatonya dahulu.

Saat ini Indonesia dan Australia memiliki berbagi perjanjian dalam bidang ekonomi dan perdagangan. Salah satunya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) yang dibentuk pada Maret 2019. Kedua negara juga memiliki kerja sama bilateral bidang pertahanan dan keamanan atau Defence Cooperation Agreement (DCA).

Dalam kunjungan tersebut juga, kata Luhut, Indonesia bermaksud untuk membuka harapan melalui kerja sama ekonomi yang erat, dengan fokus utamanya pada industri hilir.

"Inilah fokus agenda kunjungan kami hari ini ke Negeri Kanguru, memperbaiki defisit neraca perdagangan antara Indonesia dan Australia. Dlam tiga tahun terakhir merujuk data BPS, Indonesia selalu mengalami defisit di tengah sektor ekonomi dan perdagangan yang semakin aktif belakangan antara kedua negara," kata Luhut dikutip dari akun instagram @luhut.pandjaitan, Selasa (4/7/2023).

Sementarra itu, Luhut mengatakan telah menangkap niat Australia untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia dari tiga hari sebelum Anthony Albanese terpilih menjadi PM Australia.

Albanese menyebut Indonesia akan tumbuh menjadi ekonomi yang substansial di dunia. Bahkan ia meyakini Indonesia akan menjadi salah satu raksasa perekonomian dunia di samping China dan India.

"Saya menangkap bahwa pidato PM Albanese adalah sebuah isyarat dari Australia bahwa mereka ingin memperkuat kemitraan ekonomi dengan Indonesia," katanya.

Luhut berharap hubungan baik yang dibina sejak 40 tahun yang lalu hingga hari ini, menjadikan kekuatan kesepahaman antara kedua negara.

Baca juga: 6 Kawasan di Jakarta yang Ramah untuk Pejalan Kaki

"Bahwa dua negara terbesar di kawasan ini memiliki tanggung jawab yang lebih besar dari sekedar membangun hubungan bilateral yang harmonis dan solid untuk kesejahteraan kedua negara, tetapi juga membangun persahabatan yang efektif dan obyektif untuk keberlanjutan kemajuan kawasan dan bagi dunia secara keseluruhan," katanya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Rekomendasi
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved