Buang Dolar, Rusia Ajak Negara ASEAN Gunakan Uang Lokal untuk Perdagangan

Kamis, 13 Juli 2023 - 13:58 WIB
loading...
Buang Dolar, Rusia Ajak...
Rusia mengajak negara-negara ASEAN beralih menggunakan mata uang lokal dari dolar AS dalam penyelesaian transaksi perdagangan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Rusia mendorong upaya peralihan ke mata uang lokal dalam perdagangan dengan negara-negara di Asia Tenggara. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari dorongan Moskow untuk meninggalkan dolar AS (USD) dan euro dalam penyelesaian transaksi bisnis.

Akibat sanksi Barat terhadap Moskow, perputaran perdagangan antara Rusia dan negara-negara ASEAN tercatat menurun sebesar 4,4% pada tahun 2022.

Baca Juga: China Ajak Negara G20 di Asia Kompak Buang Dolar AS, Apa Untungnya?

"Untuk memperbaiki situasi tersebut, Rusia berupaya meluncurkan konsultasi untuk memperkenalkan mata uang lokal dalam penyelesaian (transaksi perdagangan) bersama," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov ke Jakarta, seperti dilansir Russia Today, Kamis (13/7/2023).

Baca Juga: Prancis Kirim Rudal Jelajah Jarak Jauh SCALP ke Ukraina, Rusia Bersumpah Akan Merespons

Lavrov berada di Jakarta pekan ini untuk bertemu dengan rekan-rekannya di ASEAN untuk membina hubungan yang lebih kuat. Menyusul pengenaan sanksi, Rusia dan mitra dagangnya di antara negara-negara berkembang telah mengintensifkan upaya untuk mengurangi penggunaan sistem keuangan Barat dan mengganti dolar AS dan euro dengan mata uang lokal untuk penyelesaian perdagangan.

Tren ini didukung oleh anggota BRICS, blok ekonomi yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan - yang kemungkinan akan bertambah seiring dengan banyaknya negara lain yang ingin bergabung dengan aliansi tersebut. Di antara mata uang yang banyak digunakan sebagai pengganti dolar AS adalah rubel Rusia, yuan China, dan dirham UEA.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Rekomendasi
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved