Wahana Literasi Ajak Anak Belajar Keuangan Sejak Dini
Sabtu, 15 Juli 2023 - 23:12 WIB
loading...
A
A
A
"Kami berharap upaya kami untuk terus mengedukasi anak-anak Indonesia pengetahuan finansial agar dapat menjadi alat yang dibutuhkan untuk menjadi generasi yang sukses dan lebih sejahtera, serta untuk mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan," kata dia.
Dikutip dari pendapat pemenang Nobel Ekonomi, Profesor James Heckman, yang mengatakan bahwa menanamkan kebiasaan berinvestasi sedini mungkin dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pembelajaran investasi sejak dini dapat menghasilkan imbal balik (economic return) yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat usia lanjut.
Fenomena ini terjadi karena anak-anak memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyerap ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, menanamkan kesadaran seputar literasi keuangan sedari dini adalah hal yang penting untuk membantu anak-anak dalam menumbuhkan kebiasaan membuat keputusan finansial yang bijak.
"Cha-Ching yang diperkenalkan pada tahun 2013 pada Cartoon Episodes di Cartoon Network oleh Prudence Foundation bekerja sama dengan JA Asia Pacific dan telah menerima berbagai penghargaan internasional, adalah sebuah program yang memungkinkan para guru memberikan edukasi finansial secara terstruktur di kelas. Di seluruh Asia dan Afrika, Cha-Ching telah dijalankan di 15 negara dan mengedukasi 1,2 juta anak-anak,” kata Executive Director Prudence Foundation, Marc Fancy.
Marc menambahkan, melengkapi pembelajaran kurikulum Cha-Ching, sekarang hadir permainan Cha-Ching Money Adventures yang disinisiasi Prudence Foundation, bekerja sama dengan Education Development Center (EDC) di New York dan Two Bulls. Melalui sistem pembelajaran e-learning interaktif, Cha-Ching Money Adventures dapat membantu anak merancang tujuan keuangan dan membuat keputusan finansial yang bijaksana. Ada empat konsep dasar keuangan yang diajarkan dalam kurikulum Cha-Ching, yaitu Memperoleh (Earn), Menyimpan (Save), Membelanjakan (Spend), dan Menyumbangkan (Donate)”.
Dikutip dari pendapat pemenang Nobel Ekonomi, Profesor James Heckman, yang mengatakan bahwa menanamkan kebiasaan berinvestasi sedini mungkin dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pembelajaran investasi sejak dini dapat menghasilkan imbal balik (economic return) yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat usia lanjut.
Fenomena ini terjadi karena anak-anak memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyerap ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, menanamkan kesadaran seputar literasi keuangan sedari dini adalah hal yang penting untuk membantu anak-anak dalam menumbuhkan kebiasaan membuat keputusan finansial yang bijak.
"Cha-Ching yang diperkenalkan pada tahun 2013 pada Cartoon Episodes di Cartoon Network oleh Prudence Foundation bekerja sama dengan JA Asia Pacific dan telah menerima berbagai penghargaan internasional, adalah sebuah program yang memungkinkan para guru memberikan edukasi finansial secara terstruktur di kelas. Di seluruh Asia dan Afrika, Cha-Ching telah dijalankan di 15 negara dan mengedukasi 1,2 juta anak-anak,” kata Executive Director Prudence Foundation, Marc Fancy.
Marc menambahkan, melengkapi pembelajaran kurikulum Cha-Ching, sekarang hadir permainan Cha-Ching Money Adventures yang disinisiasi Prudence Foundation, bekerja sama dengan Education Development Center (EDC) di New York dan Two Bulls. Melalui sistem pembelajaran e-learning interaktif, Cha-Ching Money Adventures dapat membantu anak merancang tujuan keuangan dan membuat keputusan finansial yang bijaksana. Ada empat konsep dasar keuangan yang diajarkan dalam kurikulum Cha-Ching, yaitu Memperoleh (Earn), Menyimpan (Save), Membelanjakan (Spend), dan Menyumbangkan (Donate)”.
Lihat Juga :