Tak Cukup Angkat Menteri dan Wamen Baru, Jokowi Akan Bentuk Satgas Bantu PR Kominfo

Senin, 17 Juli 2023 - 15:20 WIB
loading...
Tak Cukup Angkat Menteri...
Usai melantik menteri dan wamenkominfo yang baru, Jokowi juga akan membentuk satgas untuk Kominfo. Foto/BiroSetpres
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) memberikan tugas baru kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dan Wamenkominfo Nezar Patria. Tugas baru tersebut salah satunya memantau media sosial dan e-commerce, termasuk fenomena Project S yang diluncurkan TikTok.

Baca juga: Jokowi Bilang Bisa Saja Ada Reshuffle Kabinet Lagi, Budi Arie Batuk

"Iya nanti itu tugasnya menteri yang baru. Nanti akan saya perintahkan apa-apa akan lebih detail. Tanyakan ke Pak Menteri kalau sudah," kata Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin (17/7/2023).

Jokowi pun akan membentuk satgas untuk membantu Menkominfo dan Wamennya dalam menyelesaikan sejumlah pekerjaan di Kemenkominfo, mulai dari BTS, teknologi informasi komunikasi, frekuensi, satelit, hingga social media dan e-commerce.

"Ya seperti tadi saya sampaikan bisa dikejar, dipercepat semuanya, sehingga sudah ada wamen pun kita tambah satgas karena itu. Setelah saya detailkan persoalan-persoalan yang ada di dalam, bukan persoalan yang mudah. E-commerce yang sekarang ini kecepatan perubahannya sangat cepat," kata Jokowi.

Saat ditanya mengenai siapa sosok yang akan memimpin satgas tersebut, Jokowi mengatakan akan melakukan pembahasan bersama Menteri dan Wakil Menteri Kominfo yang baru.

"Belum nanti dengan Pak Menteri dengan Pak Wamen akan kita bicarakan karena ini bukan persoalan mudah," ungkap Jokowi.

Diketahui, saat ini muncul fenomena digabungkannya platform e-commerce dengan sosial media. Fenomena tersebut terjadi di TikTok dengan nama program project social commerce atau project S.

Sebelumnua, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pun mulai menghawatirkan agresivitas berbagai platform social commerce yang terus memperbesar pangsa pasarnya di Indonesia. Melalui berbagai fitur baru yang ditawarkan, penjualan melalui platform social commerce terus melambung tinggi.

Salah satu yang sedang jadi pusat perhatian Menteri Teten adalah Project S yang dirilis oleh TikTok. Melalui Project S dari TikTok Shop, platform asal China ini diduga akan menggunakan data mengenai produk-produk yang laris di suatu negara untuk kemudian diproduksi di China.

Dengan teknologi dan sumber daya yang melimpah, TikTok diyakini akan mampu mendorong produk-produk murah China membanjiri pasar dunia, termasuk Indonesia.

Baca juga: Ditanya Soal Keberadaan Alien, Begini Jawaban Elon Musk

"Untuk menghadirkan keadilan bagi UMKM di pasar e-commerce, Kemendag perlu segera merevisi Permendag No. 50 Tahun 2020. Aturan ini tampaknya macet di Kementerian Perdagangan," kata Teten, dikutip Rabu (12/7/2023).

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
UGM Dinilai Keliru Ajukan...
UGM Dinilai Keliru Ajukan Keberatan ke PTUN Jakarta, Bonjowi Hadirkan Saksi Ahli untuk Meluruskan
Dokter Tifa Ungkit 12...
Dokter Tifa Ungkit 12 Tahun Jokowi Jadi Pejabat: Tak Pernah Akui Lulusan UGM hingga Tak Diundang Reuni
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Rekomendasi
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved