Luhut Geram World Bank Nilai Logistik RI Ambruk ke Peringkat 61: Dimana Kelemahan Kita?
Selasa, 18 Juli 2023 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
"Supaya kita tahu dan bisa diperbaiki dan jangan bilang kita tiba-tiba turun 17 peringkat dari 43 jadi 66. Eh di mana tell me, kita harus transparan semua. We have then this this kau cari di mana?," tambahnya.
Menurut Luhut, hasil index tersebut tidak fair jika dibandingkan dengan data pelabuhan di Singapore yang menjadi peringkat pertama. Hal tersebut lantaran kondisi pelabuhan di Indonesia terlalu banyak, terlebih lagi banyak pelabuhan kecil-kecil yang menjadi sarang penyelundupan.
"Singapura peringkat pertama. Saya terus terang nggak fair juga dong kamu nilai pelabuhan itu. Katakanlah 34 atau 116 pelabuhan. Kita ini angkanya banyak, tergantung dengan strata kualitas pelabuhan nya. Kalo 34 pelabuhan dan lainnya ya susah membandingkannya," katanya.
Luhut mengungkapkan, tidak menutup mendapatkan kritikan dari pihak luar. Akan tetapi dalam perbandingannya perlu diperjelas terkait di mana kelemahan Indonesia.
Pasalnya kata Luhut, dengan program digitalisasi yang sudah berjalan sejak 2020, telah menurunkan biaya losgostik hingga 8%. "Jadi kita lakukan itu sehingga efisiesi pelabuhan jadi lebih cepat," katanya.
Sebelumnya, Bank Dunia menyebutkan bahwa posisi Logistics Performance Index (LPI) Indonesia pada 2023 mengalami penurunan signifikan.
Menurut Luhut, hasil index tersebut tidak fair jika dibandingkan dengan data pelabuhan di Singapore yang menjadi peringkat pertama. Hal tersebut lantaran kondisi pelabuhan di Indonesia terlalu banyak, terlebih lagi banyak pelabuhan kecil-kecil yang menjadi sarang penyelundupan.
"Singapura peringkat pertama. Saya terus terang nggak fair juga dong kamu nilai pelabuhan itu. Katakanlah 34 atau 116 pelabuhan. Kita ini angkanya banyak, tergantung dengan strata kualitas pelabuhan nya. Kalo 34 pelabuhan dan lainnya ya susah membandingkannya," katanya.
Luhut mengungkapkan, tidak menutup mendapatkan kritikan dari pihak luar. Akan tetapi dalam perbandingannya perlu diperjelas terkait di mana kelemahan Indonesia.
Pasalnya kata Luhut, dengan program digitalisasi yang sudah berjalan sejak 2020, telah menurunkan biaya losgostik hingga 8%. "Jadi kita lakukan itu sehingga efisiesi pelabuhan jadi lebih cepat," katanya.
Sebelumnya, Bank Dunia menyebutkan bahwa posisi Logistics Performance Index (LPI) Indonesia pada 2023 mengalami penurunan signifikan.
Lihat Juga :