Dorong Transparansi, Menkeu Terus Modernisasi Laporan Keuangan

Selasa, 28 Juli 2020 - 12:12 WIB
loading...
Dorong Transparansi,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus melakukan perbaikan penyusunan laporan keuangan. Hal ini untuk menciptakan laporan keuangan yang akuntabilitas dan transparan. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus memodernisasikan laporan keuangan agar lebih akuntabel dan transparan.

Hal itu sejalan dengan Peraturan Pemerintah 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Adapun peraturan itu mengganti peraturan sebelumnya di tahun 2005.

"Kita melakukan modernisasi laporan keuangan yang mana terus dilakukan. Makanya dikeluarkanlah peraturan pemerintah nomer 71 yang mana mengganti peraturan sebelumnya," ujar Sri Mulyani saat membuka Webinar Laporan Keuangan Pemerintah, Selasa (28/7/2020). (Baca juga: BPK Temukan Masalah pada Laporan Keuangan MA Rp135 Miliar Lebih )

Dia melanjutkan, pengelolaan keuangan negara dalam situasi masih sangat minimal. Laporan pengelolaan keuangan negara hanya berdasarkan perhitungan anggaran negara.

"Sistem pencatatan akuntansi yang digunakan pemerintah hanya single entry dan based cash. Pemerintah belum memiliki standar akurasi pemerintahan yang merupakan pedoman praktisi akuntansi pemerintah," jelasnya. (Baca juga: Usai Bersolek, Masjid Istiqlal Jakarta Kian Cantik dan Megah )

Dia menambahkan, pelaporan keuangan tahun ini memiliki tantangan yang luar biasa. Hal ini dikarenakan pandemi Covid-19 menjadi pandemi global yang menekan ekonomi di seluruh negara termasuk Indonesia. "Tapi ini menekan sosial ekonomi kita menjadi tekanan Covid-19 yang luar biasa," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Berita Pemangkasan Gaji...
Berita Pemangkasan Gaji ke-13 ASN Dipastikan Hoaks, Pencairan Tetap Juni 2026
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Redenominasi: Sinyal...
Redenominasi: Sinyal Kebijakan atau Sekadar Kosmetik Moneter?
Rekomendasi
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
Jika Israel Langgar...
Jika Israel Langgar Gencatan Senjata, Houthi akan Terus Menyerang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved