Jelang Idul Adha 2020, Pertamina Siapkan Pasokan BBM dan LPG di Sulawesi
Selasa, 28 Juli 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Tercatat hingga minggu terakhir bulan Juli, rata-rata konsumsi produk gasoline (premium, pertalite, pertamax dan pertamax turbo) di era new normal (Juni hingga Juli 2020) sebesar 5.960 kilo liter (KL)/hari. Jumlah ini masih di bawah dari rata-rata konsumsi normal (Januari hingga Februari 2020) sebesar 15% di mana rata-rata konsumsi normal mencapai 7.041 KL/hari.
Sedangkan rata-rata konsumsi produk gasoil (solar, pertamina dex, dan dexlite) saat ini tercatat sebesar 2.142 KL/hari di mana besaran rata-rata konsumsinya masih di bawah kondisi normal yang sebesar 2.319 KL/hari atau selisih 8%.
Secara besaran konsumsi, Sulawesi Selatan masih menjadi provinsi dengan konsumsi BBM terbesar yakni 2.705 KL/hari untuk gasoline dan 1.131 KL/hari untuk gasoil. Besaran konsumsi ini diikuti oleh Sulawesi Tengah dengan jumlah konsumsi gasoline sebesar 960 KL/hari dan gasoil sebesar 314 KL/hari. Untuk provinsi Sulawesi Utara, besar konsumsi gasoline mencapai 889 KL/hari dan gasoil mencapai 216 KL/hari.
Sulawesi Tenggara mencatat besar konsumsi di provinsi tersebut sebesar 736 KL/hari untuk gasoline dan 254 KL/hari untuk gasoil. Untuk Sulawesi Barat dan Gorontalo, masing-masing mencatat besaran konsumsi gasoline sebanyak 317 KL/hari dan 353 KL/hari sedangkan konsumsi gasoilnya tercatat sebesar 133 KL/hari dan 95 KL/hari.
Laode juga menjelaskan bahwa untuk konsumsi LPG di wilayah Sulawesi telah kembali normal bahkan mengalami peningkatan.
"Peningkatan konsumsi LPG yang terjadi khususnya terhadap LPG bersubsidi, yaitu meningkat sebesar 3,4%," jelas Laode.
Sedangkan rata-rata konsumsi produk gasoil (solar, pertamina dex, dan dexlite) saat ini tercatat sebesar 2.142 KL/hari di mana besaran rata-rata konsumsinya masih di bawah kondisi normal yang sebesar 2.319 KL/hari atau selisih 8%.
Secara besaran konsumsi, Sulawesi Selatan masih menjadi provinsi dengan konsumsi BBM terbesar yakni 2.705 KL/hari untuk gasoline dan 1.131 KL/hari untuk gasoil. Besaran konsumsi ini diikuti oleh Sulawesi Tengah dengan jumlah konsumsi gasoline sebesar 960 KL/hari dan gasoil sebesar 314 KL/hari. Untuk provinsi Sulawesi Utara, besar konsumsi gasoline mencapai 889 KL/hari dan gasoil mencapai 216 KL/hari.
Sulawesi Tenggara mencatat besar konsumsi di provinsi tersebut sebesar 736 KL/hari untuk gasoline dan 254 KL/hari untuk gasoil. Untuk Sulawesi Barat dan Gorontalo, masing-masing mencatat besaran konsumsi gasoline sebanyak 317 KL/hari dan 353 KL/hari sedangkan konsumsi gasoilnya tercatat sebesar 133 KL/hari dan 95 KL/hari.
Laode juga menjelaskan bahwa untuk konsumsi LPG di wilayah Sulawesi telah kembali normal bahkan mengalami peningkatan.
"Peningkatan konsumsi LPG yang terjadi khususnya terhadap LPG bersubsidi, yaitu meningkat sebesar 3,4%," jelas Laode.
Lihat Juga :