Masalah Tanah Selesai, Kementerian ATR/BPN Rampungkan 12 Paket Pengadaan Lahan di IKN
Rabu, 26 Juli 2023 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Gawat! Mafia Tanah Mulai Merangsek Dekati IKN Nusantara
Adapun 12 paket pengadaan tanah yang dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN di IKN antara lain IPAL dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu IKN; Dermaga Logistik; Fasilitasi Bendungan Sepaku Semoi; Bendungan Sepaku Semoi Tahap I; Intake Sungai Sepaku Tahap I; dan Perubahan Intake Sungai Sepaku Tahap II.
Kemudian ada juga kebutuhan pembangunan Infrastruktur IKN Tahap I; SPAM Instalasi Pengelolaan Air KIPP; _Bypass Shortcut_ Pasar Sepaku; Bendungan Sepaku Semoi Tahap II; Duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek; serta Jalan Tol Akses menuju IKN (Karang Joang-KTT Kariangau-Sp. Tempadung-Jembatan Pulau Balang).
Lebih lanjut Hadi Tjahjanto menyampaikan, untuk Penetapan Lokasi (Penlok) pengadaan tanah sudah disosialisasikan ke masyarakat dan sudah memasuki tahap akhir. Sehingga setelah permasalahan lahan ini rampung dapat segera memulai konstruksi.
"Terkait progres ini sudah berjalan, ada sedikit hambatan karena menunggu persetujuan masyarakat dan kami juga meminta bantuan Pemda untuk membantu mengejar sosialisasi ini," pungkasnya.
Adapun 12 paket pengadaan tanah yang dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN di IKN antara lain IPAL dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu IKN; Dermaga Logistik; Fasilitasi Bendungan Sepaku Semoi; Bendungan Sepaku Semoi Tahap I; Intake Sungai Sepaku Tahap I; dan Perubahan Intake Sungai Sepaku Tahap II.
Kemudian ada juga kebutuhan pembangunan Infrastruktur IKN Tahap I; SPAM Instalasi Pengelolaan Air KIPP; _Bypass Shortcut_ Pasar Sepaku; Bendungan Sepaku Semoi Tahap II; Duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek; serta Jalan Tol Akses menuju IKN (Karang Joang-KTT Kariangau-Sp. Tempadung-Jembatan Pulau Balang).
Lebih lanjut Hadi Tjahjanto menyampaikan, untuk Penetapan Lokasi (Penlok) pengadaan tanah sudah disosialisasikan ke masyarakat dan sudah memasuki tahap akhir. Sehingga setelah permasalahan lahan ini rampung dapat segera memulai konstruksi.
"Terkait progres ini sudah berjalan, ada sedikit hambatan karena menunggu persetujuan masyarakat dan kami juga meminta bantuan Pemda untuk membantu mengejar sosialisasi ini," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :