Peringatan 50 Tahun Hubungan Indonesia-Korea: Tingkatkan Kerja Sama untuk Kemakmuran Kawasan
Rabu, 26 Juli 2023 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
Perjanjian ini juga mencakup kerja sama dalam sektor jasa, mendorong kolaborasi dan pertukaran keahlian. IK-CEPA juga menjadi katalis bagi peningkatan investasi dari Korea ke Indonesia, terutama di sektor-sektor strategis seperti otomotif, logam, kimia, dan energi terbarukan.
Perjanjian ini juga menekankan penguatan kerja sama ekonomi dan sumber daya manusia, kolaborasi di berbagai sektor, serta aturan dan prosedur perdagangan yang memfasilitasi, berkontribusi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Indonesia dan Korea Selatan.
Tidak kalah pentingnya, acara ini turut mempertegas kemajuan signifikan dan potensi Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik untuk Kemakmuran (IPEF). IPEF mewakili 14 negara di wilayah Indo-Pasifik, termasuk Indonesia dan Korea, yang bertujuan untuk mendorong kemakmuran dan keberlanjutan melalui berbagai pilar, termasuk perdagangan, rantai pasok, ekonomi bersih, dan ekonomi yang adil.
Terkait ini Menteri Airlangga menyampaikan, “Keterlibatan aktif dari Indonesia dan Korea Selatan dalam perundingan ini adalah bukti komitmen kita untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan mendorong kemakmuran di kawasan”.
Pada peringatan 50 Tahun Hubungan Indonesia-Korea ini, Menko Airlangga mengajak semua pihak untuk meneguhkan kembali komitmennya untuk bersama-sama menghadapi tantangan yang ada, mencari kemakmuran, harmoni, dan kemajuan bersama.
“Masa depan menawarkan potensi yang tak terbatas, dan saya yakin bahwa kemitraan kita akan terus berkembang, memberikan manfaat tidak hanya bagi negara kita, tetapi juga berkontribusi pada kemakmuran lebih luas di Kawasan Indo-Pasifik,” tutup Menko Airlangga.
Perjanjian ini juga menekankan penguatan kerja sama ekonomi dan sumber daya manusia, kolaborasi di berbagai sektor, serta aturan dan prosedur perdagangan yang memfasilitasi, berkontribusi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Indonesia dan Korea Selatan.
Tidak kalah pentingnya, acara ini turut mempertegas kemajuan signifikan dan potensi Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik untuk Kemakmuran (IPEF). IPEF mewakili 14 negara di wilayah Indo-Pasifik, termasuk Indonesia dan Korea, yang bertujuan untuk mendorong kemakmuran dan keberlanjutan melalui berbagai pilar, termasuk perdagangan, rantai pasok, ekonomi bersih, dan ekonomi yang adil.
Terkait ini Menteri Airlangga menyampaikan, “Keterlibatan aktif dari Indonesia dan Korea Selatan dalam perundingan ini adalah bukti komitmen kita untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan mendorong kemakmuran di kawasan”.
Pada peringatan 50 Tahun Hubungan Indonesia-Korea ini, Menko Airlangga mengajak semua pihak untuk meneguhkan kembali komitmennya untuk bersama-sama menghadapi tantangan yang ada, mencari kemakmuran, harmoni, dan kemajuan bersama.
“Masa depan menawarkan potensi yang tak terbatas, dan saya yakin bahwa kemitraan kita akan terus berkembang, memberikan manfaat tidak hanya bagi negara kita, tetapi juga berkontribusi pada kemakmuran lebih luas di Kawasan Indo-Pasifik,” tutup Menko Airlangga.
(akr)
Lihat Juga :