Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Selasa, 26 Mei 2026 - 14:55 WIB
loading...
Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) tingkat menteri dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Jakarta, Selasa (26/5/2026). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah resmi mengumumkan serangkaian paket insentif fiskal dan bantuan sosial sebagai stimulus untuk memperkuat daya beli masyarakat pada kuartal II-2026. Langkah ini diputuskan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) tingkat menteri yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Salah satu evaluasi utama dalam rakortas tersebut adalah efektivitas kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Pemerintah mencatat bauran kebijakan ini memberikan dampak positif yang signifikan, terutama terhadap pengendalian konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara nasional.
"Jadi yang pertama tadi kita evaluasi terkait WFH, Work From Home, dalam 2 bulan dan terlihat hasilnya cukup baik, dimana juga terjadi penurunan penggunaan Pertalite di bulan April mendekati 9 persen, jadi hasilnya cukup baik, dan oleh karena itu, tadi diputuskan untuk dilanjutkan,” kata Menko Airlangga .
Baca Juga: Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit Dimulai Juni 2026, Insentif Mobil Berapa?
Selanjutnya, Airlangga menjabarkan kluster fasilitas perpajakan baru yang siap digulirkan pada semester II 2026. Guna memberikan kepastian hukum dan mendukung industri kreatif, pemerintah memutuskan untuk merombak struktur Pajak Penghasilan (PPh) bagi para pekerja literasi dan penulis di tanah air.
Salah satu evaluasi utama dalam rakortas tersebut adalah efektivitas kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Pemerintah mencatat bauran kebijakan ini memberikan dampak positif yang signifikan, terutama terhadap pengendalian konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara nasional.
"Jadi yang pertama tadi kita evaluasi terkait WFH, Work From Home, dalam 2 bulan dan terlihat hasilnya cukup baik, dimana juga terjadi penurunan penggunaan Pertalite di bulan April mendekati 9 persen, jadi hasilnya cukup baik, dan oleh karena itu, tadi diputuskan untuk dilanjutkan,” kata Menko Airlangga .
Baca Juga: Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit Dimulai Juni 2026, Insentif Mobil Berapa?
Selanjutnya, Airlangga menjabarkan kluster fasilitas perpajakan baru yang siap digulirkan pada semester II 2026. Guna memberikan kepastian hukum dan mendukung industri kreatif, pemerintah memutuskan untuk merombak struktur Pajak Penghasilan (PPh) bagi para pekerja literasi dan penulis di tanah air.
Lihat Juga :