Menparekraf Targetkan ITIF Beri Kontribusi Signifikan bagi Investasi Sektor Pariwisata Indonesia

Kamis, 27 Juli 2023 - 16:41 WIB
loading...
Menparekraf Targetkan...
Menparekraf targetkan penyelenggaraan forum investasi pariwisata ITIF 2023 berkontribusi setidaknya 20 persen dalam capaian target investasi sektor pariwisata
A A A
NUSADUA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan penyelenggaraan forum investasi pariwisata International Tourism Investment Forum (ITIF) 2023 dapat berkontribusi setidaknya 20 persen dari target investasi sektor pariwisata Indonesia sebesar 6-8 miliar dolar AS hingga 2025. ITIF 2023 berlangsung di Bali pada 26-27 Juli 2023.

"Dari acara ini kita harapkan akan terbuka peluang (investasi) hingga 20 persen lead kepada target 6 miliar sampai 8 miliar dolar AS bisa tercapai," kata Menparekraf Sandiaga di acara ITIF 2023, Rabu (26/7/2023) di Merusaka, Nusadua, Bali.

ITIF 2023 mengusung tema 'Embracing Tourism Investment Opportunity: Green and Sustainable Investment' bertujuan untuk menciptakan pemahaman bersama tentang investasi hijau. Dengan menghadirkan para pembuat kebijakan, perwakilan pemerintah pusat dan daerah, investor, serta pemilik proyek diharapkan forum ini menjadi sebuah wadah diskusi sekaligus menjadi platform yang menghubungkan para pemangku kepentingan terkait peluang dan tantangan dalam penerapan investasi hijau.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan secara global terutama di Indonesia, serta memperkenalkan peluang investasi yang ada pada kawasan/proyek pariwisata. Dengan demikian dapat mempercepat investasi dan dukungan pembiayaan dalam pembangunan kawasan. Event ini dihadiri oleh kurang lebih 500 peserta, diantaranya adalah investor dari Singapura, Malaysia, India, Australia, Italia, dan Rusia.
Menparekraf Targetkan ITIF Beri Kontribusi Signifikan bagi Investasi Sektor Pariwisata Indonesia

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, dalam ITIF 2023 pihaknya bersama dengan industri menghadirkan lebih dari 12 sustainable tourism project (proyek pariwisata berkelanjutan) yang diharapkan dapat menarik minat para investor baik investor dalam negeri maupun luar negeri.

"Kita mengharapkan bahwa pariwisata era baru ini (pariwisata hijau) selain lebih berkualitas dan berkelanjutan, juga bisa membuka lapangan kerja yang luas dengan target 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024," katanya.

Sandiaga optimistis dengan keunggulan sumber daya alam dan ditopang dengan kekuatan sumber daya manusia akan menjadikan investasi pariwisata tanah air sangat diminati para calon investor. Tidak hanya di Bali, tapi juga daerah lainnya termasuk 5 DPSP dan 10 kawasan ekonomi khusus yang tersebar di berbagai daerah.

"Kita melihat sampai dengan pertengahan tahun realisasinya (investasi pariwisata di Bali) sudah on track. Tapi kita harus bekerja lebih keras lagi karena tipe-tipe investasi yang diinginkan ini adalah tipe investasi baru yang masa balik modalnya itu lebih cepat dengan pendekatan inklusif dan lebih hijau. Itu yang menjadi target kita untuk membangun investasi di sektor pariwisata," tutur Sandiaga.
Menparekraf Targetkan ITIF Beri Kontribusi Signifikan bagi Investasi Sektor Pariwisata Indonesia

Berdasarkan data, realisasi investasi di sektor pariwisata pada 2022 sebesar 2.335,39 juta dolar AS. Sementara pada 2023, dari target investasi sektor parekraf sebesar 2,68 miliar dolar AS, selama kuartal I 2023 realisasi investasi sebesar 225,28 juta dolar AS untuk investasi dari luar (FDI) dan 577,87 juta dolar AS untuk investasi dalam negeri (DDI).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
KUR BRI Antarkan Wanita...
KUR BRI Antarkan Wanita Ini Sukses Olah Kelor Jadi Aneka Pangan yang Digemari
5 Indikator Terbaru...
5 Indikator Terbaru yang Bisa Mengubah Arah Harga BTC
Traveloka Epic Sale...
Traveloka Epic Sale 2025, Indonesia Jadi Salah Satu Tujuan Favorit
Pertamina Penuhi Kebutuhan...
Pertamina Penuhi Kebutuhan Gas Bumi Domestik melalui Skema Swap Gas
Dukung Kemandirian Energi...
Dukung Kemandirian Energi Bersih, Subholding Upstream Pertamina Sepakati 10 Perjanjian Jual Beli Gas
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Cari Tahu Tentang Kantong...
Cari Tahu Tentang Kantong Nikotin ZYN, Produk Alternatif Bebas Asap Tanpa Perangkat
MaiA Resmi Diluncurkan...
MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Rekomendasi
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved