Bongkar Muat Meningkat di TPK Belawan, Stabilitas Perekonomian Jadi Harapan
Rabu, 29 Juli 2020 - 05:34 WIB
loading...
Adapun, jumlah bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sampai dengan Semester I – 2020 ini sebanyak 424.899 box, naik 6,13% dibanding periode yang sama pada tahun 2019. Foto/Dok
A
A
A
JAKA - Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 mencatat kunjungan kapal sebanyak 435 call, dengan kunjungan kapal di terminal internasional sebanyak 256 call dan di terminal domestik sebanyak 179 call.
Adapun, jumlah bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sampai dengan Semester I – 2020 ini sebanyak 424.899 box, naik 6,13% dibanding periode yang sama pada tahun 2019 yang sebanyak 400.368 box. Rinciannya, untuk terminal internasional 209.335 box dan untuk terminal domestik sebanyak 215.564 box.
(Baca Juga: Bea Cukai Gagalkan Ribuan Ballpoint Palsu Asal China Masuk ke Indonesia )
General Manager TPK Belawan, Indra Pamulihan mengatakan, trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan semester I tahun ini tumbuh meningkat meski masa pandemi Covid-19.
“Ini terutama didominasi bongkar muat peti kemas domestik atau antar pulau. Kami berharap stabilitas dan pertumbuhan perekonomian pada tahun ini dapat terus tumbuh sehingga trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan tahun 2020 dapat terus meningkat,” ujarnya di Jakarta, Selasa (28/7).
Angka tersebut, ungkap Indra, sama dengan bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sebanyak 531.551 TEUs, naik 5% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 sebanyak 506.475 TEUs. Terminal internasional melayani bongkar muat peti kemas sebanyak 267.511 TEUs dan terminal domestik sebanyak 264.040 TEUs.
Bongkar muat peti kemas di terminal internasional sebanyak 3.334.462 Ton didominasi komoditi impor seperti pupuk, makanan ternak, dan chemical. Sedangkan komoditi dominan ekspor meliputi palm oil, chemical, dan minyak.
Adapun, jumlah bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sampai dengan Semester I – 2020 ini sebanyak 424.899 box, naik 6,13% dibanding periode yang sama pada tahun 2019 yang sebanyak 400.368 box. Rinciannya, untuk terminal internasional 209.335 box dan untuk terminal domestik sebanyak 215.564 box.
(Baca Juga: Bea Cukai Gagalkan Ribuan Ballpoint Palsu Asal China Masuk ke Indonesia )
General Manager TPK Belawan, Indra Pamulihan mengatakan, trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan semester I tahun ini tumbuh meningkat meski masa pandemi Covid-19.
“Ini terutama didominasi bongkar muat peti kemas domestik atau antar pulau. Kami berharap stabilitas dan pertumbuhan perekonomian pada tahun ini dapat terus tumbuh sehingga trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan tahun 2020 dapat terus meningkat,” ujarnya di Jakarta, Selasa (28/7).
Angka tersebut, ungkap Indra, sama dengan bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sebanyak 531.551 TEUs, naik 5% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 sebanyak 506.475 TEUs. Terminal internasional melayani bongkar muat peti kemas sebanyak 267.511 TEUs dan terminal domestik sebanyak 264.040 TEUs.
Bongkar muat peti kemas di terminal internasional sebanyak 3.334.462 Ton didominasi komoditi impor seperti pupuk, makanan ternak, dan chemical. Sedangkan komoditi dominan ekspor meliputi palm oil, chemical, dan minyak.
Lihat Juga :