Metode Trading ala Astronacci Diperkenalkan kepada Para Pelaku Bursa Malaysia

Senin, 31 Juli 2023 - 17:59 WIB
loading...
Metode Trading ala Astronacci...
Gema Goeyardi, pendiri Astronacci, saat memperkenalkan metode tradingnya di Malaysia. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Astronacci, time trading method yang menggabungkan financial astrology dan Fibonacci, mendapat apresiasi di luar negeri dengan hadir di Malaysia . Di acara yang didukung oleh International Federation of Technical Analysts (IFTA) dan Malaysian Association of Technical Analyst (MATA) serta Bursa Malaysia, Gema Goeyardi (pendiri Astronacci) memberikan materi mengenai market outlook 2023 serta Astronacci Time Trading method di hadapan publik Malaysia pada 29 Juli 2023.

Baca juga: Mualaf Malaysia Ini Ingin Kembali ke Kristen usai Pisah dengan Tunangan Muslim

“Sebuah kebanggaan bagi kami sebagai warga Indonesia untuk memperkenalkan metoda Astronacci kepada publik Malaysia. Melalui kesempatan ini, Astronacci bisa menganalisis market yang banyak diminati oleh para investor dari negeri jiran,”ungkap Gema, dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/7/2023).

Metoda Astronacci memang telah digunakan lebih dari 15 tahun oleh Gema Goeyardi dalam perjalanan trading-nya dan dia mengklaim terbukti bekerja dengan akurat menentukan timing pembalikan arah harga di financial market serta market outlook 2023. Antusias publik dan trader Malaysia tampak terlihat dengan acara yang dipresentasikan secara hybrid: offline dan online di Bursa Malaysia Theatre-Kuala Lumpur.

Dipilihnya Malaysia merupakan salah satu negara tujuan PT Astronacci International dalam roadshow mancanegaranya untuk memperkenalkan Astronacci Time Trading sebagai metode yang akurat dalam memproyeksi market timing. Gema Goeyardi merupakan satu-satunya Master of Technical Analyst (MFTA) yang aktif di Indonesia, sekaligus anggota dari Forbes Finance Council.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved