Divestasi Saham Vale Mundur, Jokowi: Semua Harus Merasa Diuntungkan

Senin, 07 Agustus 2023 - 13:56 WIB
loading...
Divestasi Saham Vale...
Divestasi saham PT Vale mundur dari jadwal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengungkapkan bahwa keputusan terkait divestasi saham PT Vale Indonesia (INCO) masih belum rampung. "Belum, belum," kata Jokowi dalam keterangannya di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Senin (7/8/2023).

Baca juga: Divestasi 14% Saham Vale ke MIND ID Dipastikan Tinggal Finishing!

Jokowi menyebut bahwa keputusan divestasi Vale bakal mundur dari jadwal yang sudah ditentukan. Diketahui, keputusan terakhir divestasi Vale oleh BUMN MIND ID ini ditargetkan direalisasikan pada akhir Juli 2023.

"Ya, tapi mundur dikit," kata Jokowi.

Jokowi memastikan bahwa tidak ada kendala terkait divestasi Vale. Dirinya menyebut bahwa divestasi masih dalam pembicaraan agar nantinya tidak keliru.

"Gak ada, tapi masih dalam proses pembicaraan terus, biar enggak keliru. Semua harus merasa diuntungkan. Semua harus merasa diajak," kata Jokowi.

Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, keputusan terkait divestasi saham PT Vale Indonesia (INCO) mendekati tahap akhir. Divestasi 14% saham Vale Indonesia kepada negara melalui MIND ID saat ini tinggal finishing.

"Jadi Vale ini tinggal finishing. Sekarang tinggal B to B aja mengenai divestasi," jelas Menteri ESDM, Arifin ketika ditemui di Kantornya, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (4/8/2023).

Jika divestasi itu terwujud, maka MIND ID akan mememgang saham INCO sebesar 34%. Saat ini holding BUMN pertambangan itu hanya mengempit 20% saham INCO.

Baca juga: 5 Artis Lawas Indonesia dengan Bayaran Termahal, Jenny Rachman Paling Fantastis

Sayangnya jumlah 34% dinilai belum menjadikan MIND ID seagai pemegang saham mayoritas murni, atau di atas 50%. Artinya, MIND belum sepenuhnya bisa mengendalikan Vale.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Freeport Kantongi Perpanjangan...
Freeport Kantongi Perpanjangan Izin di Grasberg, Indonesia Dapat Gratis Saham 12%
Antam dan PTBA Sandang...
Antam dan PTBA Sandang Status Persero, Danantara Pastikan Tetap di Bawah MIND ID
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Purbaya Disebut Temukan...
Purbaya Disebut Temukan Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Ini Penjelasan Kemenkeu
Publik dan Mahasiswa...
Publik dan Mahasiswa Jadi Pendorong Karya MediaMIND 2025
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Rekomendasi
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Berita Terkini
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved