Unilever Salurkan 15.000 Unit Bantuan Covid-19 ke Pemkot Surabaya

Rabu, 29 Juli 2020 - 17:18 WIB
loading...
Unilever Salurkan 15.000...
Unilever menyampaikan bantuan kemanusiaan lebih dari 15.000 unit barang dalam rangka mempercepat upaya penanggulangan pandemi Covid-19 ke Pemkot Surabaya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Indonesia masih dirundung tantangan besar dari aspek kesehatan dan ekonomi secara bersamaan akibat pandemi Covid-19. Kolaborasi antar-pemangku kepentingan adalah kunci keberhasilan dalam memutus mata rantai penularan, di samping tetap menjaga produktivitas guna memastikan berputarnya roda perekonomian yang telah melambat sejak Maret 2020.

Terkait dengan itu, PT Unilever Indonesia Tbk (Unilever) terus mendorong terciptanya sinergi lintas sektor dalam upaya bersama menanggulangi pandemi Covid-19. Sejak awal pandemi, Unilever Indonesia telah berkomitmen untuk mengalokasikan bantuan senilai Rp50 miliar. Namun, hingga Juni 2020, tercatat sebanyak Rp83 miliar telah di donasikan oleh Unilever dalam berbagai bentuk bantuan.

"Hari ini kami bersilaturahmi ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dan menyampaikan bantuan kemanusiaan sebanyak lebih dari 15.000 unit barang yang diperlukan dalam mempercepat upaya penanggulangan pandemi Covid-19," ujar Direktur Governance & Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso, melalui keterangan tertulis, Rabu (29/7/2020).

Sancoyo juga menyampaikan apresiasi kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan jajaran Pemkot Surabaya yang menurutnya terus bekerja keras dan dengan tulus melayani masyarakat kota Surabaya yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

(Baca Juga: Wow, Unilever Tebar Dividen Rp7,4 Triliun)

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Fasilitas Produksi Unilever Surabaya Zulfakar Ali secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Tri Rismaharini di Balai Kota dengan rincian berupa 10.000 unit hand sanitizer Lifebuoy, 3.000 unit masker N95, 2.880 unit alat test PCR, dan 250 wastafel portable serta edukasi Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

"Saya menyampaikan terima kasih atas bantuannya, kami atas nama Pemerintah dan warga kota Surabaya mengapresiasi dukungan ini khususnya kepada manajemen PT Unilever Indonesia atas kontribusinya dalam penanganan pandemi Covid-19. Bantuan ini akan kami distribusikan, semoga kolaborasi ini terus berjalan kuat dalam penanganan Covid-19 bagi warga Kota Surabaya," ujar Tri Rismaharini.

Dia menambahkan, kabar baik dari Surabaya adalah lebih dari 4.000 pasien Covid-19 di kota tersebut dinyatakan sembuh. Bahkan, tren kesembuhan itu terus bertambah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya minggu lalu, jumlah kumulatif pasien sembuh mencapai 4.733 orang.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan bahwa setiap harinya pasien yang sembuh rata-rata mencapai puluhan orang. Pada tanggal 26 Juli 2020, ada 117 pasien dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan, baik yang isolasi mandiri di rumah, Hotel Asrama Haji Sukolilo, maupun rawat inap di rumah sakit.

Pemerintah Kota Surabaya secara terus-menerus mendorong kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat untuk tepat menggunakan masker dan menjaga jarak, serta menghindari kerumunan agar sukses menjalankan periode adaptasi kebiasaan baru (AKB).

"Bantuan ini merupakan perwujudan komitmen Unilever untuk terus bersama Indonesia, tidak hanya dalam kemudahan melainkan dalam juga dalam mengatasi tantangan. Semoga bermanfaat, membantu upaya kita bersama untuk mengajak masyarakat Surabaya hidup lebih bersih dan sehat serta terlindungi dari penyakit," tutup Sancoyo.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Unilever Indonesia Catatkan...
Unilever Indonesia Catatkan Laba Bersih Rp2,2 Triliun di Semester I-2025
Laba UNVR Melonjak 245%,...
Laba UNVR Melonjak 245%, Unilever PLC Optimistis Bisnis di Indonesia Pulih
Laba Bersih Unilever...
Laba Bersih Unilever Indonesia Melonjak 244,7% di Kuartal I-2025
Unilever Indonesia Masuk...
Unilever Indonesia Masuk IDXHIDIV20, Catat Yield Dividen Tertinggi Sepanjang Sejarah
Unilever Indonesia Lepas...
Unilever Indonesia Lepas Bisnis Es Krim Senilai Rp7 Triliun, Apa Untungnya?
Lowongan Unilever Future...
Lowongan Unilever Future Leaders Programme 2026 Dibuka, Fresh Graduate dan Profesional Muda Bisa Daftar
Chris Brown Diduga Pakai...
Chris Brown Diduga Pakai Dana Bantuan Covid-19 untuk Pesta, dan Liburan Mewah
Lowongan Kerja PT Unilever...
Lowongan Kerja PT Unilever Tahun 2024 untuk SMA/SMK, Lengkap dengan Persyaratan yang Harus Dipenuhi
Rekomendasi
Tria Ungkap Tekanan...
Tria Ungkap Tekanan Manggung Tanpa Personel The Changcuters di Wisuda Anak
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Berita Terkini
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved