Bahlil Ngadu ke Jokowi UMKM Selalu Dijadikan Komoditas Politik: Hidup Ketika Ada Pilpres

Kamis, 10 Agustus 2023 - 14:56 WIB
loading...
Bahlil Ngadu ke Jokowi...
UMKM selalu dijadikan komoditas politik jelang pilpres dan pemilu. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan dirinya sempat menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa selama ini usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM ) selalu dimanfaatkan sebagai komoditas politik yang hanya hidup saat menjelang pemilihan umum (pemilu).

Baca juga: Akui Pemerintah Belum Bisa Bela Penuh UMKM, Bahlil: Saya Tahu Sakit Bapak Ibu Semua

"Saya sampaikan kepada Presiden, Pak Presiden, UMKM ini hidup ketika ada pilkada, ketika ada pileg, ketika ada pilpres dan mereka selalu dijadikan komoditas politik," ungkap Bahlil saat menyampaikan sambutan dalam acara Pemberian Nomor Induk Berusaha Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Perseorangan yang dipantau secara daring, Kamis (10/8/2023)

"Saya sebagai menteri yang berasal dari UMKM tidak ingin itu terjadi secara terus-menerus," sambungnya.

Oleh karena itu, untuk menghidupkan para pelaku UMKM, ia memberikan usulan kepada Presiden Jokowi agar porsi kredit UMKM dari perbankan diperbesar. Dia menjelaskan penyaluran kredit di tahun 2020 jumlahnya mencapai Rp6.000 triliun.

Namun yang dikucurkan untuk pelaku UMKM tidak lebih dari Rp1.235 triliun atau sekitar 18-19% dari total kredit yang dikucurkan oleh bank. Sisanya didistribusikan untuk usaha-usaha besar.

Bahlil menilai ada ketidakadilan perbankan kepada UMKM dalam menyalurkan kredit, padahal uang yang dihimpun di perbankan sebagian besar dari UMKM.

"Maka apa yang saya sampaikan? Saya minta kepada Bapak Presiden kita harus memberikan kredit kepada UMKM harus lebih besar. Bapak Presiden setuju. Setelah saya cek kenapa Bapak Presiden setuju, karena memang Bapak Presiden Jokowi juga dari UMKM," tuturnya.

Baca juga: Google Buat Rute Terbang Ramah Lingkungan buat Pilot Pesawat Komersial

Ditambahkan Bahlil, dari situ Presiden Jokowi memberikan arahan 30% dari total kredit yang dikucurkan oleh perbankan harus membiayai UMKM. "Yang sekarang jumlahnya hampir Rp400 triliun di tahun ini," ujar Bahlil.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Siap Naik Kelas! Simak...
Siap Naik Kelas! Simak Formula Marketing Digital Terbaru Khusus UMKM dan Korporasi
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Momen Prabowo Beri Hormat...
Momen Prabowo Beri Hormat ke Jokowi saat Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Rekomendasi
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Terjebak antara Cinta...
Terjebak antara Cinta Sejati dan Balas Budi dalam Microdrama Love Last Breath
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Berita Terkini
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved