Kader JKN, Pejuang Keberlangsungan Jaminan Kesehatan Nasional

Rabu, 29 Juli 2020 - 19:24 WIB
loading...
A A A
Diakuinya, meski dalam bekerja tentu ada target fee yang didapatkan, tapi jika ada peserta yang dibawah penaganannya bermasalah, pihaknya langsung sigap membantu.

“Biasa dari fee itu, saya bantu lunaskan dahulu iurannya. Baru kemudian mereka cicil sedikit-sedikit. Ini tentunya untuk menjaga keberlangsungan manfaat program bagi peserta JKN-KIS. Apalagi, yang saya tangani ada 500 kepala keluarga (KK),” tuturnya.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Momentum BPJS Kesehatan Kedepankan Preventif

Ratna menuturkan, pola yang selama ini diterapkannya sangat jitu mengajak warga lain menjadi peserta JKN-KIS, dan membuat mereka taat membayar iuran tepat waktu. Itu dipicu, warga yang telah dibantunya turut andil melakukan sosialisasi manfaat kepesertaan yang sudah dirasakannya.

“Saya bantu mereka tidak pandang bulu, kalau itu merupakan warga saya langsung ditangani. Makanya, setiap turun edukasi ke mereka secara detail disampaikan manfaat JKN-KIS,” terangnya.

Dahulu, Kaluku Bodoa banyak warga nanti sakit baru akan membayarkan iurannya ataukan baru akan menjadi peserta JKN-KIS. Tapi, saat ini kondisinya sudah berubah rata-rata mereka sudah sadar pentingnya program itu.

Hal tersebut juga didukung dengan kemudahan yang dihadirkan BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN.

“Mobile JKN mempermudah saya dalam menjalankan tugas sebagai JKN. Bisa dibilang, layanan ini mendekatkan program JKN-KIS ke warga. Itu didukung dengan adanya lima kemudahan yang diberikan,” tuturnya.

Lima kemudahan tersebut, kemudahan untuk mendaftar dan mengubah data kepesertaan, kemudahan mencari informasi data peserta keluarga, kemudahan untuk mencari informasi kiriman iuran peserta, kemudahan mendapatkan informasi dan jawaban seputar JKN KIS.

“Saya harapkan peserta lebih sadar dalam membayar iuran, meski tidak sakit. Karena kelak, jika sakit akan bermanfaat, apalagi kesehatan itu sangat mahal harganya,” paparnya.

Kader JKN lainnya berdomisili Kabupaten Gowa, Alimuddin Rewa, 46 tahun, mengaku jika menjadi kader JKN merupakan pekerjaan menyenangkan karena membantu orang.

Betapa tidak, program yang sangat membantu masyarakat khususnya yang memiliki biaya terbatas mengaskes layanan rumah sakit bisa memanfaatkannya, dengan nilai iuran yang terjangkau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas...
BPJS Kesehatan dan Kemenimipas Perkuat Perlindungan JKN bagi Warga Binaan
Posko Mudik BPJS Kesehatan...
Posko Mudik BPJS Kesehatan Bikin Pulang Kampung Aman dan Nyaman
Menko Cak Imin Resmi...
Menko Cak Imin Resmi Lantik Dirut BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026-2031
Profil Prihati Pujowaskito,...
Profil Prihati Pujowaskito, Eks Dokter Kopassus Jadi Dirut BPJS Kesehatan
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Didapuk Jadi Dirut BPJS Kesehatan, Ini Susunan Direksi Terbaru
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Rekomendasi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved