Semangat Revolusi Mental dalam Pembangunan Ekonomi Bahari

Senin, 14 Agustus 2023 - 09:15 WIB
loading...
Semangat Revolusi Mental...
Menko PMK, Muhadjir Effendy menyebut sektor kemaritiman perlu menjadi prioritas pembangunan nasional Indonesia pada masa depan melalui pembangunan ekonomi bahari (blue economy). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK ), Muhadjir Effendy menyebut sektor kemaritiman perlu menjadi prioritas pembangunan nasional Indonesia pada masa depan melalui pembangunan ekonomi bahari ( blue economy ).

Baca Juga: Indonesia Luncurkan Peta Jalan Ekonomi Biru hingga 2045

Pembangunan ekonomi maritim memiliki potensi yang besar dan diharapkan berkontribusi positif untuk target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 sampai 7% pada tahun 2042 serta 15% PDB pada tahun 2045.

"Untuk mencapai Indonesia sebagai poros maritim, terdapat beberapa langkah strategis ke depan untuk pengembangan Tata Kelola Peradaban Bahari yang Transformatif mulai dari level global, nasional, dan berbasis komunitas," Ucap Muhadjir saat sambutan pada Seminar Transformasi Peradaban Bahari Menuju Indonesia Emas 2045 di Ruang Herritage Kemenko PMK Jakarta pada Rabu (9/8/2023).

Baca Juga: Ekonomi Biru RI Butuh Dana USD1,64 Triliun, Duit dari Mana?

Perubahan peradaban melibatkan perubahan pola pikir, sikap dan budaya. Dalam hal ini perlu untuk memahami dan memasukkan nilai-nilai lokal dalam memaknai transformasi peradaban Bahari Indonesia.

Dalam upaya tersebut, perlunya pembiasaan terutama kepada generasi muda untuk dapat lebih peduli dan berpartisipasi aktif terhadap pembangunan peradaban Bahari untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

Lebih lanjut, Menko Muhadjir menjelaskan bahwa transformasi bahari juga tidak lepas dari revolusi mental. Penguatan identitas budaya maritim yang diperlukan untuk memberikan landasan solid dalam rangka pelestarian pengetahuan lokal dari para masyarakat dan tentunya etos kerja untuk peningkatan daya saing ekonomi maritim.

"Revolusi mental diperlukan untuk membentuk cara berfikir maju dan meninggalkan kebiasaan-kebiasan yang buruk sehingga bersama-sama menghadirkna menyejahterakan masyarakat Bahari," jelas Muhadjir.

Acara tersebut menghadirkan beberapa narasumber yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Deputi Bidang Kemaritiman & SDM Bappenas Vivi Yulaswati, Guru Besar Fakultas Perikanan & Kelautan IPB University Dietriech G Bengen, Founder Maritim Muda Nusantara Kaisar Akhir, dan Kepala Bappeda Kabupaten Pangandaran H. Muhammad Agus Satriadi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Menko PMK Imbau Daerah...
Menko PMK Imbau Daerah Standby 24 Jam Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Bangun Huntara di 10...
Bangun Huntara di 10 Kabupaten/Kota di Sumatera, Menko PMK: Penyiapan Lahan Jadi Tantangan
Rekomendasi
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Berita Terkini
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved