Fakta-fakta Soal KTT BRICS 2023, Benarkah Buat Melawan AS?
Selasa, 15 Agustus 2023 - 06:38 WIB
loading...
A
A
A
Ini akan menjadi KTT BRICS tatap muka pertama sejak pandemi Covid-19 melanda dunia.
Presiden Rusia Vladimir Putin dipastikan tidak akan hadir secara langsung karena surat perintah penangkapannya yang dikeluarkan oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas dugaan kejahatan perang di Ukraina, sesuatu yang dibantah Moskow. Putin, yang akan menjadi peserta virtual, akan diwakili di Johannesburg oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
"Undangan untuk menghadiri KTT juga diperluas ke 67 pemimpin di seluruh Afrika, Amerika Latin, Asia dan Karibia," kata Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Naledi Pandor.
Dua puluh pejabat termasuk sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PNN), ketua Komisi Uni Afrika dan presiden Bank Pembangunan Baru (New Development Bank) juga telah diundang. Para pemimpin bisnis juga diharapkan hadir.
Tetapi perpecahan di antara anggota BRICS mengenai kriteria untuk menerima anggota baru dapat menghalangi adanya pengumuman besar di KTT, karena blok tersebut beroperasi dengan konsensus.
China, yang berusaha meningkatkan kekuatan geopolitiknya pada saat ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) memanas, adalah pendorong utama ekspansi. Rusia juga merangkulnya sebagai cara untuk mengatasi isolasi atas perang Ukraina, dan India juga menyetujui gagasan itu. Brasil adalah yang paling skeptis terhadap upaya pembesaran BRICS.
Siapa yang Akan Hadir?
Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, Presiden Xi Jinping dari China, Presiden Brasil Luiz Lula da Silva dan Perdana Menteri India Narendra Modi diperkirakan akan menghadiri KTT tersebut.Presiden Rusia Vladimir Putin dipastikan tidak akan hadir secara langsung karena surat perintah penangkapannya yang dikeluarkan oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas dugaan kejahatan perang di Ukraina, sesuatu yang dibantah Moskow. Putin, yang akan menjadi peserta virtual, akan diwakili di Johannesburg oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
"Undangan untuk menghadiri KTT juga diperluas ke 67 pemimpin di seluruh Afrika, Amerika Latin, Asia dan Karibia," kata Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Naledi Pandor.
Dua puluh pejabat termasuk sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PNN), ketua Komisi Uni Afrika dan presiden Bank Pembangunan Baru (New Development Bank) juga telah diundang. Para pemimpin bisnis juga diharapkan hadir.
Apa Masalah Utama yang Akan Dibahas?
Masalah paling penting dan kontroversial yang diharapkan akan dibahas oleh para pemimpin adalah perluasan BRICS dengan menambahkan anggota baru, termasuk kriteria penerimaan dan prinsip-prinsip panduan.Tetapi perpecahan di antara anggota BRICS mengenai kriteria untuk menerima anggota baru dapat menghalangi adanya pengumuman besar di KTT, karena blok tersebut beroperasi dengan konsensus.
China, yang berusaha meningkatkan kekuatan geopolitiknya pada saat ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) memanas, adalah pendorong utama ekspansi. Rusia juga merangkulnya sebagai cara untuk mengatasi isolasi atas perang Ukraina, dan India juga menyetujui gagasan itu. Brasil adalah yang paling skeptis terhadap upaya pembesaran BRICS.
Lihat Juga :