Basperindo Ungkap Strategi Adang PHK Massal
Rabu, 16 Agustus 2023 - 18:54 WIB
loading...
Ketua Umum DPN Basperindo sekaligus Ketua Bidang Ketenagakerjaan DPP Partai Perindo Arnod Sihite (kanan). Foto/TangkapanLayar
A
A
A
JAKARTA - Barisan Pekerja Persatuan Indonesia ( Basperindo ) akan mendorong pendidikan vokasi untuk peningkatan kompetensi pekerja agar memiliki daya saing. Ketua Umum DPN Basperindo sekaligus Ketua Bidang Ketenagakerjaan DPP Partai Perindo Arnod Sihite mengatakan peningkatan kompetensi sangat penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin masif.
Baca juga: Basperindo Perjuangkan Kompetensi Buruh di Indonesia
"Jujur harus kita akui, 60% pekerja Indonesia yaitu pendidikannya di bawah SMP, makanya saya bilang perlu ada pendidikan vokasi supaya ini kita bisa berdaya saing," kata Arnod dalam Podcast Aksi Nyata yang disiarkan melalui Channel YouTube Partai Perindo, Rabu (16/8/2023).
Menurutnya, saat ini banyak perusahaan yang melakukan efisiensi dengan mengurangi tenaga kerja, mulai dari industri ritel hingga industri perbankan.
"Seperti di bank kalau dulu banyak kantor cabang sekarang dibatasi. Di gerbang tol dulu dijaga, sekarang kan nggak ada lagi. Kemarin perusahaan ritel menutup beberapa gerainya, itu kan banyak tenaga kerja (terkena PHK)," ungkapnya.
Baca juga: Basperindo Perjuangkan Kompetensi Buruh di Indonesia
"Jujur harus kita akui, 60% pekerja Indonesia yaitu pendidikannya di bawah SMP, makanya saya bilang perlu ada pendidikan vokasi supaya ini kita bisa berdaya saing," kata Arnod dalam Podcast Aksi Nyata yang disiarkan melalui Channel YouTube Partai Perindo, Rabu (16/8/2023).
Menurutnya, saat ini banyak perusahaan yang melakukan efisiensi dengan mengurangi tenaga kerja, mulai dari industri ritel hingga industri perbankan.
"Seperti di bank kalau dulu banyak kantor cabang sekarang dibatasi. Di gerbang tol dulu dijaga, sekarang kan nggak ada lagi. Kemarin perusahaan ritel menutup beberapa gerainya, itu kan banyak tenaga kerja (terkena PHK)," ungkapnya.
Lihat Juga :