Miliarder Raksasa Teknologi Rusia Kecam Perang Barbar Putin di Ukraina

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 13:34 WIB
loading...
A A A
Volozh - yang menggambarkan dirinya di situs web pribadi "sebagai pengusaha teknologi, ilmuwan komputer, investor, dan philanthropist Israel kelahiran Kazakhstan" - berhenti sebagai CEO Yandex pada Juni 2022. Keputusan itu terjadi tidak lama setelah dia secara pribadi dikenai sanksi oleh Uni Eropa.

Pada saat itu blok Eropa mengatakan, Volozh "bertanggung jawab untuk mendukung tindakan atau kebijakan yang merusak atau mengancam integritas teritorial, kedaulatan dan kemerdekaan Ukraina".

"Yandex juga bertanggung jawab untuk mempromosikan media dan narasi pemerintah (Rusia) dalam hasil pencariannya, dan menurunkan peringkat dan menghapus konten yang kritis terhadap Kremlin, seperti konten yang terkait dengan perang agresi Rusia terhadap Ukraina," kata Uni Eropa.

Volozh adalah salah satu dari sedikit pengusaha top Rusia yang secara terbuka mengutuk keputusan Presiden Vladimir Putin untuk meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

November lalu, Oleg Tinkov, seorang bankir yang juga miliarder, melepaskan kewarganegaraan Rusia-nya karena perang dan mengutuk "fasisme Putin".
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Kedok Perusahaan Cangkang...
Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved